Banyak Sampah Skincare di Rumah, Ini Solusinya...

Kompas.com - 27/05/2020, 14:38 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Unggahan berisi pertanyaan mengenai bagaimana cara membuang sampah skincare yang menumpuk di rumah ramai di media sosial.

Adapun unggahan tersebut telah direspons sebanyak puluhan kali oleh pengguna medsos lainnya.

"Girls, aku lg mau coba untuk kirim sampah skincare sm bodycare aku nih, kalian ada tau tmpt untuk nampung gk? Trs sebelum dikirim harus dibersihin dulu kan dalamnya?" tulis akun Twitter @cerenozdemirs dalam twitnya pada 23 Oktober 2019.

Baca juga: [HOAKS] Mamah Dedeh Meninggal Dunia

"Kerjaan ibuku, nyusun bekas skincare beginiWajah menangis kencangWajah menangis kencang btw kalo buang sampah skincare begitu kemana ya gais?" tulis akun Twitter @beauthingy dalam twitnya pada 22 September 2019.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Kecelakaan Tunggal di Nganjuk, Ini Kronologinya...

Menanggapi adanya beberapa warganet yang mengeluhkan keberadaan sampah skincare ini, perusahaan sosial yang bergerak dalam misi memberikan layanan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, Waste4change, mengajak masyarakat untuk mengumpulkan sampah skincare, terutama kemasan kosong atau dus yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang.

Adapun ajakan tersebut diunggah oleh akun resmi Instagram Waste4change, @ waste4change pada Selasa (26/5/2020).

Baca juga: Kenali Lamanya Melihat Efek Sebenarnya dari Produk Skincare

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

• ?SAMPAH SKINCARE DIBUANG SEMBARANGAN?????????? ????????? Jika tidak dikelola dan didaur ulang dengan baik, sampah bekas wadah kosmetik/skincare bisa menumpuk dan menjadi masalah lingkungan. Sampah tersebut juga bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kamu nggak mau kan menggunakan produk skincare yang palsu?????????? ????????? Yuk, mulai pilah sampah kamu kemudian cuci bersih dan keringkan! Kamu bisa kirimkan sampah skincare dan sampah anorganik lainnya ke Waste4Change melalui servis Send Your Waste (w4c.id/SYW)????????? ??????? Cek servis Extended Producer Responsibility (w4c.id/EPR) untuk brand kosmetik/skincare yang ingin bekerja sama dengan Waste4Change untuk mencegah produk berlabel tidak disalahgunakan dan meminimalisir dampak lingkungan dari kemasan produk yang sudah diproduksi. ??????? ????????‍???? Tag your favorite skincare product and tell them to do the EPR (Extended Producer Responsibilty) ??????????? ?????? ______________??? #Repost from @ankayama????????? Sejak akhir tahun lalu ngebuang sampah beauty ke waste management service trus malah jadi kebiasaan setiap 4 bulan sekali biar sekalian evaluasi (yes I'm freak like that) how much money I spent, produk apa yang aku bolak balik repurchase, dan bisa milih produk apa yang reusable. ????????????? ??????????? Tapi aku nggak bangga sama sampah segini banyak dan sejak saat itu jadi tertarik sama eco friendly beauty dan issue lainnya yang berkaitan (gawsa deep banget bahasnya nanti crazy, secukupnya aja yang bisa dipahami saat ini). Biar nggak cuma isinya aja yang di-rave tapi botol bekasnya juga terolah dengan baik. Makanya aku seneng kalo bisa kerjasama dengan brand yang punya kontribusi juga ke lingkungan dan social issues.??????????? ??????????? Nggak tahu kan, time and effort orang-orang di balik proses ideation sampe produksinya, jadi please jangan pas unboxing aja dibilang bagus tapi udahannya dihempas begitu saja. ????????????? ??????????? Walau semua packaging bekas pakai selalu dipilah dan disalurkan ke waste management service #ZeroWasteToLandfill tapi deep inside agak ngenes juga karena dasarnya nggak hobi ngumpulin dan numpuk sesuatu, bukan hoarder barang.???????????

A post shared by Waste4Change (@waste4change) on May 26, 2020 at 4:01am PDT

Dalam unggahan tersebut, pihak Waste4change menawarkan diri untuk mengolah sampah-sampah skincare yang sudah tidak terpakai dan dalam keadaan kering.

Hal ini dilakukan guna mencegah penumpukan sampah dan mencegah peredaran skincare palsu dengan menggunakan kemasan atau wadah asli.

"Jika tidak dikelola dan didaur ulang dengan baik, sampah bekas wadah kosmetik/skincare bisa menumpuk dan menjadi masalah lingkungan. Sampah tersebut juga bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kamu nggak mau kan menggunakan produk skincare yang palsu??????????

Yuk, mulai pilah sampah kamu kemudian cuci bersih dan keringkan!" tulis akun Instagram @waste4change dalam Instagramnya.

Baca juga: Viral Prank Sembako Sampah, Ferdian Paleka, dan Ketiadaan Empati...

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: 10 Provinsi di Indonesia dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak

INFOGRAFIK: 10 Provinsi di Indonesia dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak

Tren
Ditangkap KPK Terkait Ekspor Benur, Berapa Gaji dan Tunjangan Menteri KKP Edhy Prabowo?

Ditangkap KPK Terkait Ekspor Benur, Berapa Gaji dan Tunjangan Menteri KKP Edhy Prabowo?

Tren
Menteri KP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, 'Bu Susi' Trending di Twitter

Menteri KP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, "Bu Susi" Trending di Twitter

Tren
Keadilan Vaksin Corona untuk Seluruh Manusia

Keadilan Vaksin Corona untuk Seluruh Manusia

Tren
Presiden Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog: Jangan Didukung Diskon Tiket!

Presiden Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog: Jangan Didukung Diskon Tiket!

Tren
Sosok Tino Sidin, Seniman Indonesia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Sosok Tino Sidin, Seniman Indonesia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Tren
Update Corona Dunia 25 November: 60 Juta Infeksi | Lonjakan Kasus Covid-19 di AS karena OTG

Update Corona Dunia 25 November: 60 Juta Infeksi | Lonjakan Kasus Covid-19 di AS karena OTG

Tren
5 Hal soal Vaksin AstraZeneca dan Oxford, dari Efektivitas hingga Harga

5 Hal soal Vaksin AstraZeneca dan Oxford, dari Efektivitas hingga Harga

Tren
Banyak Pekerja Belum Dapat BLT Subsidi Gaji Termin II, Ini Penjelasan Kemenaker

Banyak Pekerja Belum Dapat BLT Subsidi Gaji Termin II, Ini Penjelasan Kemenaker

Tren
5 Sayuran Ini Cocok Dikonsumsi untuk Diet dan Menurunkan Berat Badan

5 Sayuran Ini Cocok Dikonsumsi untuk Diet dan Menurunkan Berat Badan

Tren
Hari Guru Nasional, Ini Bantuan Pemerintah untuk Pendidik di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Guru Nasional, Ini Bantuan Pemerintah untuk Pendidik di Tengah Pandemi Covid-19

Tren
Hari Guru Nasional: Mengenang Sosok Sartono, Pencipta Lagu Hymne Guru

Hari Guru Nasional: Mengenang Sosok Sartono, Pencipta Lagu Hymne Guru

Tren
[POPULER TREN] Hari Guru Nasional 2020 | 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak

[POPULER TREN] Hari Guru Nasional 2020 | 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak

Tren
10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak di Indonesia

10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak di Indonesia

Tren
Asteroid Berdiameter 500 Meter Dekati Bumi, Apakah Berbahaya?

Asteroid Berdiameter 500 Meter Dekati Bumi, Apakah Berbahaya?

Tren
komentar
Close Ads X