Kelas BPJS Mau Dilebur, YLKI: JKN Diuntungkan

Kompas.com - 23/05/2020, 09:31 WIB
Ilustrasi BPJS ShutterstockIlustrasi BPJS
Penulis Mela Arnani
|


KOMPAS.com - Meski masih dalam proses, wacana mengenai kelas tunggal BPJS mendapatkan beragam reaksi di tengah masyarakat, salah satunya datang dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI).

Ketua YLKI Tulus Abadi mengatakan, single class memang menjadi salah satu opsi yang termuat dalam regulasi UU JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Tulus menilai bahwa peleburan kelas BPJS menjadi kelas tunggal ini mempunyai nilai positif dan negatif. Positifnya, terletak pada sisi finansial BPJS Kesehatan.

"Kalau bagi JKN itu lebih menguntungkan. Bagi operatornya, bagi BPJS dan pemerintah," kata Tulus kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Kelas BPJS Dilebur, Benarkah dalam Waktu Dekat?

Namun, di sisi lain masyarakat akan dibebankan biaya yang sama, di mana konsumen atau rakyat dinilai belum siap.

"Karena nanti yang kelas 3 itu kan berarti harus membayar lebih mahal dibandingkan tarif rata-rata. Tapi itu lebih menyelamatkan sisi finansial BPJS Kesehatan," ujar Tulus.

Tulus menegaskan, negara bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat yang prima.

"Artinya secara persis itu butuh pelayanan kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat. Dan BPJS (Kesehatan) kan sebagai instrumen untuk menjawab hal itu," tutur dia.

Baca juga: Ramai soal Peleburan Kelas, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X