Daftar 15 Jenis Obat Kandidat Terbaik untuk Melawan Corona

Kompas.com - 22/05/2020, 20:45 WIB
Ilustrasi obat untuk virus corona, obat corona ShutterstockIlustrasi obat untuk virus corona, obat corona

KOMPAS.com - Sebagai virus baru, SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 masih perlu banyak penelitian untuk semakin memahami sifat-sifatnya. 

Salah satu yang disimpulkan para ahli, virus ini memiliki sifat mudah sekali menular dan pada tingkatan tertentu dapat menimbulkan kematian. 

Para ahli dan peneliti masih berupaya mengembangkan vaksin yang efektif secepat mungkin, sementara untuk proses pengobatan para ahli kesehatan memutuskan untuk menggunakan beberapa jenis obat yang diyakini mampu melawan virus ini.

Melansir jurnal Nature, saat ini ilmuwan telah mengumpulkan daftar 15 jenis obat yang dianggap sebagai kandidat terbaik untuk melawan virus corona.

Baca juga: Obat untuk Corona Tak Semua Sama, Ini 3 Jenis Obat Covid-19

Perlu diingat bahwa obat-obatan yang tertera dalam daftar ini masih dalam tahap uji coba dan saat ini belum ada obat yang menjamin kesembuhan dari Covid-19

Klorokuin dan Hidroksiklorokuin

Klorokuin fosfat (chloroquine phosphate) merupakan senyawa sintetis (kimiawi) yang memiliki struktur sama dengan quinine sulfate.

Quinine sulfate berasal dari ekstrak kulit batang pohon kina, yang selama ini juga menjadi obat bagi pasien malaria.

Klorokuin dan turunannya, hidroksiklorokuin memang menjadi salah satu senyawa yang dianggap sebagai kandidat antivirus untuk Covid-19. Penelitian telah dilakukan oleh Wuhan Institute of Virology dari Chinese Academy of Sciences.

Penelitian tersebut dilakukan oleh ahli virologi Manli Wang bersama timnya, dan telah dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Berdasarkan penelitian awal, klorokuin dapat menghambat kemampuan virus baru untuk menginfeksi dan tumbuh di dalam sel saat diuji pada kera.

Lopinavir dan ritonavir

Kombinasi lopinavir dan ritonavir bekerja dengan baik untuk melawan virus HIV.

Kombinasi obat ini bekerja langsung pada protein inti virus yang disebut protoase. Kombinasi ini telah berhasil diuji pada tikus.

Baca juga: Peneliti: Obat Anti Hipertensi Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Selain ampuh melawan virus HIV, kombinasi obat ini juga terbukti efektif dalam tes vitro pada SARS-CoV-1 dan MERS, meski demikian perlu dilakukan pengujian lebih lanjut untuk melihat keampuhannya menghadapi SARS-CoV-2.

Nafamostat dan Camostat

Halaman:

Sumber Nature
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Spesifikasi Tiga Kapal China yang Bantu Angkat Bangkai KRI Nanggala-402

Mengintip Spesifikasi Tiga Kapal China yang Bantu Angkat Bangkai KRI Nanggala-402

Tren
Cara Mudah Cek Penerima Bansos 2021 yang Cair Awal Mei

Cara Mudah Cek Penerima Bansos 2021 yang Cair Awal Mei

Tren
Viral Video Anak Tak Sengaja Bertemu Ayahnya Saat Mudik, Bagaimana Ceritanya?

Viral Video Anak Tak Sengaja Bertemu Ayahnya Saat Mudik, Bagaimana Ceritanya?

Tren
[HOAKS] TNI Turunkan Tank Baja untuk Penyekatan Mudik di Bekasi-Bogor

[HOAKS] TNI Turunkan Tank Baja untuk Penyekatan Mudik di Bekasi-Bogor

Tren
Update Corona Global: Covid-19 India Menyebar ke Pelosok | Jepang Perpanjang Masa Darurat

Update Corona Global: Covid-19 India Menyebar ke Pelosok | Jepang Perpanjang Masa Darurat

Tren
Berita Hangat Pekan Ini soal Isu Babi Ngepet, Dikomentari Ilmuwan hingga Penyebarnya Diusir

Berita Hangat Pekan Ini soal Isu Babi Ngepet, Dikomentari Ilmuwan hingga Penyebarnya Diusir

Tren
1,5 Juta Kasus Covid-19 Sepekan, India Diminta Lock Down

1,5 Juta Kasus Covid-19 Sepekan, India Diminta Lock Down

Tren
Mudik Lokal Dilarang, Ini Pengaturan Transportasi di Wilayah Aglomerasi

Mudik Lokal Dilarang, Ini Pengaturan Transportasi di Wilayah Aglomerasi

Tren
Foto Nani Pengirim Sate Beracun Pakai Daster Viral, Polisi Ditegur

Foto Nani Pengirim Sate Beracun Pakai Daster Viral, Polisi Ditegur

Tren
5 Bantahan Telak Iwa Kartiwa atas Cerita Anton Charliyan soal KRI Nanggala-402

5 Bantahan Telak Iwa Kartiwa atas Cerita Anton Charliyan soal KRI Nanggala-402

Tren
Rincian Peraturan Larangan Mudik 2021 dan Sanksinya yang Dimulai 6 Mei

Rincian Peraturan Larangan Mudik 2021 dan Sanksinya yang Dimulai 6 Mei

Tren
Buka beasiswa.kemdikbud.go.id untuk Daftar Beasiswa Kemdikbud 2021

Buka beasiswa.kemdikbud.go.id untuk Daftar Beasiswa Kemdikbud 2021

Tren
[POPULER TREN] Video Viral Hujan Lokal | Mudik Lokal Boleh atau Tidak?

[POPULER TREN] Video Viral Hujan Lokal | Mudik Lokal Boleh atau Tidak?

Tren
Tragedi Sate Beracun di Bantul, Targetkan Polisi Malah Tewaskan 1 Anak Ojol

Tragedi Sate Beracun di Bantul, Targetkan Polisi Malah Tewaskan 1 Anak Ojol

Tren
Roket China Jatuh Tanpa Kendali, Bisa Jatuh Besok di Wilayah Berpenghuni

Roket China Jatuh Tanpa Kendali, Bisa Jatuh Besok di Wilayah Berpenghuni

Tren
komentar
Close Ads X