WHO Beri Lampu Hijau Terkait Penyelidikan Terbuka soal Virus Corona di China

Kompas.com - 21/05/2020, 20:41 WIB
Polisi dengan Alat Pelindung Diri (APD) berjaga di depan pintu masuk Stasiun Kereta Api Jilin, China, menyusul munculnya klaster baru Covid-19 di provinsi tersebut. Foto diambil pada 13 Mei 2020. Stringer via REUTERSPolisi dengan Alat Pelindung Diri (APD) berjaga di depan pintu masuk Stasiun Kereta Api Jilin, China, menyusul munculnya klaster baru Covid-19 di provinsi tersebut. Foto diambil pada 13 Mei 2020.

KOMPAS.com - Asal muasal virus corona jenis baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 hingga kini masih misteri.

Ada yang berpendapat China sengaja membuat virus tersebut, karena melihat kesiapannya menghadapi virus dibanding negara-negara lainnya serta sikapnya yang tertutup pada awal pandemi.

Hal itu mendorong beberapa negara mendesak untuk melakukan penyelidikan terhadap China. Namun China menolaknya.

Baca juga: KKP Sebut Ada 3 Aturan Naik Pesawat Komersil Selama PSBB, Apa Saja?

Dilansir CNN, Selasa (19/5/2020), Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) telah sepakat untuk mengadakan penyelidikan atas respons global terhadap pandemi virus corona.

Negara-negara anggota WHO menyetujui tanpa keberatan pada pertemuan Majelis Kesehatan Dunia pada Selasa (19/5), setelah Uni Eropa dan Australia memimpin seruan untuk penyelidikan.

AS menuduh China menyembunyikan informasi tentang virus itu, sementara Beijing merespons dengan mempertahankan penanganan wabahnya.

Baca juga: Bukan China, India Jadi Episentrum Baru Virus Corona di Asia

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X