Unik, Ada Rasi EURion pada Uang Pecahan Rp 100.000, Apa Artinya?

Kompas.com - 16/05/2020, 12:30 WIB
Tangkapan layar contoh pecahan uang Rp 100.000 yang menunjukkan adanya rasi bintang EURion. Bank IndonesiaTangkapan layar contoh pecahan uang Rp 100.000 yang menunjukkan adanya rasi bintang EURion.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan berupa video singkat yang menampilkan adanya rasi bintang EURion pada dua sisi uang kertas pecahan Rp 100.000 beredar di media sosial Twtter pada Kamis (14/5/2020).

Adapun pengunggah merupakan akun resmi Twitter Wikipedia Bahasa Indonesia, @idwiki.

Dalam twit, disebutkan bahwa terdapatnya rasi bintang berfungsi untuk mencegah pemalsuan uang kertas.

"Coba lihat uang kertas kamu, pasti terdapat pola lingkaran dalam jumlah banyak.

Nah, itu adalah Rasi EURion. Pola tersebut membantu komputer, mesin fotokopi, maupun mesin cetak mencegah pemalsuan uang kertas," tulis admin akun @idwiki.

Baca juga: Viral Video Tenaga Medis di RSUD Sidoarjo Parodikan Power Rangers, Ini Cerita Lengkapnya...

Sejauh ini, video tersebut telah ditonton sebanyak 3.100 kali dan telah disukai sebanyak 161 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Lalu, apakah rasi bintang EURion ini juga terdapat pada uang kertas pecahan lainnya?

Saat dikonfirmasi, staf Humas Bank Indonesia (BI) yang enggan menyebutkan namanya membenarkan bahwa adanya tanda rasi bintang EURIon pada pecahan uang Rp 100.000 sebagai tanda untuk mencegah pemalsuan uang.

Namun, pihaknya enggan berkomentar lebih jauh. "Dari publikasi BI saja," ujarnya singkat kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Sementara itu, merujuk dari website resmi Bank Indonesia, bi.go.id, ada sejumlah ciri keaslian dari mata uang rupiah Tahun Emisi 2016.

Pecahan Rp 100.000

Karyawan menunjukkan uang pecahan Rp 100 ribu baru (atas) dan yang lama, usai peluncuran uang NKRI tahun emisi 2014 di kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Bank Indonesia bersama Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah Kertas Pecahan Rp. 100.000 Tahun Emisi 2014 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.TRIBUNNEWS/HERUDIN Karyawan menunjukkan uang pecahan Rp 100 ribu baru (atas) dan yang lama, usai peluncuran uang NKRI tahun emisi 2014 di kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Bank Indonesia bersama Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah Kertas Pecahan Rp. 100.000 Tahun Emisi 2014 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.

1. Gambar Utama. Gambar Lambang Negara "Garuda Pancasila", angka nominal "100000", huruf terbilang "SERATUS RIBU RUPIAH" dan frasa "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" yang akan terasa kasar bila diraba.

2. Logo BI yang akan terlihat secara utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya.

3. Tulisan "BI" dalam bingkai persegi panjang yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

4. Kode tuna netra (blind code) yang berupa pasangan garis di sisi kanan dan kiri uang yang akan terasa kasar bila diraba.

5. Mikroteks bertuliskan "BI 100" berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar.

Baca juga: Pandemi Corona, Efektifkah jika Pemerintah Lakukan Cetak Uang Baru?

6. Terdapat benang pengaman seperti dianyam yang memuat tulisan "BI100000" yang terbaca utuh atau terpotong sebagian dan akan berubah warna dari merah menjadi hijau bila dilihat dari sudut pandang tertentu.

7. Gambar perisai yang di dalamnya berisi logo Bank Indonesia berupa tulisan "BI" yang akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda.

8. Gambar raster berupa tulisan "NKRI" yang dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar.

9. Gambar tersembunyi multi warna berupa angka "100" yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

10. Hasil cetak uang kertas akan memendar dalam satu atau beberapa warna apabila dilihat dengan sinar ultraviolet berupa gambar bunga Anggrek Bulan, gambar burung Elang Bondol, Bidang Persegi Empat yang berisi tulisan "BI", gambar lingkaran-lingkaran kecil ( rasi bintang Eurion), dan nomor seri berbentuk asimetris yang meliputi 3 huruf dan 6 angka.

Baca juga: INFOGRAFIK: Syarat Mendapatkan Uang Rp 600.000 Per Bulan dari Pemerintah

Dari ciri sepuruh ciri keaslian pada uang pecahan Rp 100.000 juga ada pada uang pecahan Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000.

Menariknya, gambar rasi bintang EURIon juga terdapat pada semua pecahan uang kertas emisi 2016.

Selain itu, berdasarkan penelusuran Kompas.com, akun Twitter @idwiki telah mengunggah video yang menampilkan adanya rasi bintang EURion pada pecahan uang Rp 5.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000 pada 22 Oktober 2017.

"Rasi EURion adalah pola untuk membantu mendeteksi uang kertas agar tidak dapat dipalsukan, biasanya bekerja pada program pemproses gambar," tulis admin @idwiki.

Dalam twit itu, disebutkan bahwa pola ini diciptakan oleh Markus Kuhn, yang saat itu sedang bereksperimen dengan mesin fotokopi Xerox agar tidak dapat memproduksi uang palsu.

Baca juga: Cerita di Balik Pencetakan Uang Peru oleh Peruri...

Kemudian, kenampakan rasi bintang EURion pecahan Rp 100.000 juga telah diunggah oleh akun Twitter @idwiki pada 17 Oktober 2018.

"Coba lihat uang kertas Anda, pasti terdapat pola lingkaran dalam jumlah banyak.

Nah, itu adalah Rasi EURion. Pola tersebut membantu komputer, mesin fotokopi, maupun mesin cetak mencegah pemalsuan uang kertas".

Baca juga: Cerita Lengkap Viral Uang Tabungan Jutaan Rupiah Dimakan Rayap


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X