Virus Corona, Haruskah Kita Hidup Berdamai dengannya?

Kompas.com - 15/05/2020, 06:10 WIB
Warga menggunakan masker saat melewati jalan trotoar di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat melewati jalan trotoar di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

KOMPAS.com – Pernyataan terbaru yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia ( WHO) menjadi peringatan bagi dunia mengenai penyebaran virus corona kini dan ke depannya.

WHO, melalui Direktur Kedaruratan dr Mike Ryan mengatakan, virus corona jenis baru penyebab Covid-19 kemungkinan tak akan pernah hilang, meski ada vaksin.

Vaksin itu berfungsi untuk mengendalikan virus, bukan menghilangkan virus.

"Virus ini bisa menjadi virus endemik yang ada di masyarakat, dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang," kata Ryan, Rabu (13/5/2020), dalam sebuah pernyataan pers daring di Jenewa.

"Saya pikir penting bagi kita untuk bersikap realistis,” lanjut dia. 

WHO menyatakan tidak yakin terhadap prediksi-prediksi berakhirnya virus corona.

Penemuan vaksin tak akan membuat virus benar-benar hilang.

Seperti campakm walaupun vaksin telah ditemukan, tetapi masih ada orang yang terkena campak.

Baca juga: Berdamai dengan Covid-19

Meski demikian, Ryan mengatakan, kontrol yang sangat signifikan terhadap virus tetap diperlukan untuk mengurangi risiko.

Pernyataan WHO ini mengingatkan pula pada pernyataan Presiden Joko Widodo pada Kamis (7/5/2020) pekan lalu.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X