7 Tips Jaga Komunikasi Hubungan Jarak Jauh di Masa Pandemi Corona

Kompas.com - 12/05/2020, 20:45 WIB
Ilustrasi hubungan jarak jauh Tijana87Ilustrasi hubungan jarak jauh

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 dengan berbagai protokol kesehatan masyarakat yang harus ditaati membawa begitu banyak dampak bagi kehidupan masyarakat.

Sebagian besar harus menjalankan semua aktivitas dari dalam rumah, menaati penjarakan fisik dengan orang lain, dilarang bepergian ke luar kota, dilarang mendatangi atau berada di antara kerumunan, termasuk memisahkan pasangan yang tinggal terpisah.

Mereka yang biasanya sering menghabiskan waktu bersama, atau setidaknya bertemu beberapa kali dalam rentang watu tertentu, kini harus menggantinya dengan pertemuan di dunia maya.

Baca juga: 5 Pasangan Pebulu Tangkis Dunia yang Jadi Suami Istri, Termasuk Alan-Susy

Long distance relationship

Pasangan yang berhubungan jarak jauh atau long distance relationship biasanya menetapkan waktu kapan bisa bertemu dengan menyesuaikan jadwal kesibukan masing-masing hingga bisa bersama di satu tempat dan waktu yang sama.

Namun, berbeda halnya dengan LDR dalam kondisi normal, pada masa Covid-19 bisa jadi akan lebih berat dijalani. Sebab intensitas pertemuan bisa sulit ditentukan. 

Bagi pasangan yang masih bertahan dan berupaya untuk selalu menjaga hubungan dengan baik, dapat menyimak tips-tips berikut agar komunikasi yang hangat tetap terjalin.

Dilansir dari Bussiness Insider,(22 April 2020) berikut ini 7 tips komunikasi efektif yang bisa para pasangan terapkan:

1. Tetap berkirim pesan, tapi jangan berlebihan

Menjaga komunikasi jarak jauh yang paling mudah dilakukan kapan pun dan dimana pun adalah dengan saling berkirim pesan, baik melalui chat di media sosial maupun WhatsApp.

Namun  ingat, jangan berlebihan dalam berkirim pesan. Mengapa? Jika semua hal Anda bicarakan melalui media chatting tersebut, maka Anda bisa jadi kehilangan bahan pembicaraan ketika Anda dan pasangan memiliki waktu untuk mengobrol langsung via telepon.

Bercakap-cakap melalui pesan teks juga rawan terjadi salah paham, karena kalimat yang Anda maksudkan ternyata dibaca dengan nada berbeda oleh pasangan.

Maka dari itu, berkirim pesan lah secukupnya, jangan bicarakan sesuatu yang terlalu serius lewat pesan teks.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Habis Bertengkar Agar Hubungan Tetap Harmonis

2. Manfaatkan panggilan video

Ilustrasi video callshutterstock Ilustrasi video call

Teknologi benar-benar memanjakan generasi yang bisa menikmatinya saat ini. Jika dulu orang bisa berhubungan lewat telepon hanya bisa mendengarkan suara, kali ini orang-orang bisa berbicara dengan orang yang ada jauh di sana dengan secara langsung melihat wajahnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penelitian Baru Tunjukkan Covid-19 Sudah Ada di Amerika sejak Desember

Penelitian Baru Tunjukkan Covid-19 Sudah Ada di Amerika sejak Desember

Tren
[POPULER TREN] Indofood Group Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi | Berbagai Penelitian Golongan Darah dan Risiko Covid-19

[POPULER TREN] Indofood Group Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi | Berbagai Penelitian Golongan Darah dan Risiko Covid-19

Tren
Pecah Rekor 8.369 Kasus dalam Sehari, Berikut 3 Provinsi yang Catatkan Kasus Covid-19 Lebih dari 1.000

Pecah Rekor 8.369 Kasus dalam Sehari, Berikut 3 Provinsi yang Catatkan Kasus Covid-19 Lebih dari 1.000

Tren
Ramai soal Insentif Prakerja Disebut Akan Ditunda Mulai 15 Desember-5 Januari 2021, Ini Penjelasannya...

Ramai soal Insentif Prakerja Disebut Akan Ditunda Mulai 15 Desember-5 Januari 2021, Ini Penjelasannya...

Tren
Penjelasan BRI soal Adanya Notif SMS Dana BLT UMKM tetapi Belum Terdaftar di eform.bri.co.id

Penjelasan BRI soal Adanya Notif SMS Dana BLT UMKM tetapi Belum Terdaftar di eform.bri.co.id

Tren
Menantikan Kemeriahan Djakarta Warehouse Project Virtual dan Cara Daftar V-Pass DWP 2020...

Menantikan Kemeriahan Djakarta Warehouse Project Virtual dan Cara Daftar V-Pass DWP 2020...

Tren
Pilkada 2020, Menyoal Petugas KPPS yang Akan Datangi Pasien Covid-19 Saat Pencoblosan

Pilkada 2020, Menyoal Petugas KPPS yang Akan Datangi Pasien Covid-19 Saat Pencoblosan

Tren
[HOAKS] Vaksin Covid-19 Disimpan pada Suhu Dingin Bisa Sebabkan Manipulasi Genetik

[HOAKS] Vaksin Covid-19 Disimpan pada Suhu Dingin Bisa Sebabkan Manipulasi Genetik

Tren
INFOGRAFIK: Daftar 14 Provinsi yang Bebaskan Denda Pajak Kendaraan

INFOGRAFIK: Daftar 14 Provinsi yang Bebaskan Denda Pajak Kendaraan

Tren
Hindari Bencana Kekeringan dengan Teknik Meredupkan Matahari? Ini Tanggapan BMKG...

Hindari Bencana Kekeringan dengan Teknik Meredupkan Matahari? Ini Tanggapan BMKG...

Tren
Foto Viral Menu Indomie Goreng Topping Emas 24 Karat di Dubai, Ini Penjelasan Indofood

Foto Viral Menu Indomie Goreng Topping Emas 24 Karat di Dubai, Ini Penjelasan Indofood

Tren
BSU Belum Juga Cair? Ini Penjelasan Kemenaker...

BSU Belum Juga Cair? Ini Penjelasan Kemenaker...

Tren
Sejarah Hari Disabilitas Internasional dan Upaya Memenuhi Hak Penyandang Disabilitas...

Sejarah Hari Disabilitas Internasional dan Upaya Memenuhi Hak Penyandang Disabilitas...

Tren
[KLARIFIKASI] Informasi Penerimaan Pegawai di Biro Umum & PBJ Setjen Kemendikbud

[KLARIFIKASI] Informasi Penerimaan Pegawai di Biro Umum & PBJ Setjen Kemendikbud

Tren
Kemenag Salurkan BSU Rp 1,8 Juta untuk Guru Non-PNS, Ini Rinciannya...

Kemenag Salurkan BSU Rp 1,8 Juta untuk Guru Non-PNS, Ini Rinciannya...

Tren
komentar
Close Ads X