Kompas.com - 11/05/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi vaksin corona ShutterstockIlustrasi vaksin corona

KOMPAS.com - Perjalanan menemukan vaksin dan obat virus corona Covid-19 memang masih panjang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kemungkinan vaksin tersebut baru akan tersedia paling cepat 2021.

Saat ini sejumlah perusahaan dan negara mulai dari AS, China ke Jerman, para ilmuwan bekerja sepanjang waktu untuk menemukan vaksin melawan virus corona baru.

Sebagian besar program berada pada tahap awal, yang berarti standar data, uji klinis dengan plasebo "buta" dan kelompok terapi yang masih memerlukan waktu.

Dalam waktu normal, proses untuk menyetujui obat atau vaksin lambat dan melelahkan. Hal itu dapat dipercepat tetapi dengan risiko bahaya yang tidak terduga.

Ketika aturan dilonggarkan dalam keinginan untuk mendapatkan vaksin ke pasar dengan cepat, penting untuk mengarahkan pandangan skeptis pada data yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Mungkin juga bisa muncul lebih dari satu vaksin yang dapat digunakan.

Baca juga: WHO Tegaskan Vaksin Covid-19 Tak Akan Tersedia Sebelum Akhir 2021

Dikutip dari Bloomberg, dalam epidemi polio tahun 1950-an, para ilmuwan mengembangkan dua jenis, pertama suntikan dan kemudian tetes oral, untuk membantu memberantas penyakit.

Berikut sejumlah perusahaan medis yang sedang meneliti kandidat antivirus corona:

Johnson & Johnson

Dengan anggaran satu miliar dollar AS, Johnson & Johnson bekerjasama dengan pemerintah AS untuk menguji vaksin, J&J berencana untuk memulai uji coba manusia pada bulan September.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Lampung Selama Ramadhan 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Lampung Selama Ramadhan 2021

Tren
Jadwal Buka Puasa dan Imsak di Palembang Selama Ramadhan 2021

Jadwal Buka Puasa dan Imsak di Palembang Selama Ramadhan 2021

Tren
Video Viral Pinjaman Online Diduga Ancam Sebar Data Pribadi, Ini Kata Ahli IT dan OJK

Video Viral Pinjaman Online Diduga Ancam Sebar Data Pribadi, Ini Kata Ahli IT dan OJK

Tren
Ramai Insentif Prakerja Gagal Cair, Apa Sebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ramai Insentif Prakerja Gagal Cair, Apa Sebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tren
Viral Pria Magelang Buka Jasa Bangunkan Sahur buat Para Jomlo, Ini Ceritanya

Viral Pria Magelang Buka Jasa Bangunkan Sahur buat Para Jomlo, Ini Ceritanya

Tren
Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dari MUI

Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dari MUI

Tren
Panduan Berpuasa bagi Penderita Diabetes dan Rekomendasi Menu Makanan

Panduan Berpuasa bagi Penderita Diabetes dan Rekomendasi Menu Makanan

Tren
Viral di TikTok, Tukang Becak yang Kehilangan Rp 2 Juta Ini Malah Terima Donasi hingga Rp 130 Juta

Viral di TikTok, Tukang Becak yang Kehilangan Rp 2 Juta Ini Malah Terima Donasi hingga Rp 130 Juta

Tren
Tips Tetap Berenergi dan Sehat Saat Puasa dari Sejumlah Ahli

Tips Tetap Berenergi dan Sehat Saat Puasa dari Sejumlah Ahli

Tren
Ramai soal Mengapa UTBK-SBMPTN 2021 Tidak Ada Susulan, Ini Penjelasan LTMPT

Ramai soal Mengapa UTBK-SBMPTN 2021 Tidak Ada Susulan, Ini Penjelasan LTMPT

Tren
Terasa Berat? Begini Tips Jalani Puasa Hari Pertama

Terasa Berat? Begini Tips Jalani Puasa Hari Pertama

Tren
Pendaftaran Relawan Contact Tracer dan Data Manager bagi Mahasiswa, Ini Cara Daftarnya

Pendaftaran Relawan Contact Tracer dan Data Manager bagi Mahasiswa, Ini Cara Daftarnya

Tren
7 Hal yang Perlu Diketahui soal Kuota Internet Gratis Kemdikbud

7 Hal yang Perlu Diketahui soal Kuota Internet Gratis Kemdikbud

Tren
Ramai Twit Peserta UTBK Bawa dan Gunakan HP di Dalam Ruang Tes, Apa Akibatnya?

Ramai Twit Peserta UTBK Bawa dan Gunakan HP di Dalam Ruang Tes, Apa Akibatnya?

Tren
Pedoman Shalat dan Umrah di Arab Saudi Selama Ramadhan 2021: Tarawih Maksimal 30 Menit

Pedoman Shalat dan Umrah di Arab Saudi Selama Ramadhan 2021: Tarawih Maksimal 30 Menit

Tren
komentar
Close Ads X