Kompas.com - 10/05/2020, 12:20 WIB
Aplikasi Raqib Atid Tangkapan layar TwitterAplikasi Raqib Atid

KOMPAS.com – Sebuah aplikasi Raqib Atid tengah menjadi pembicaraan publik baru-baru ini. Pasalnya selain mencatut dua nama sifat malaikat yang diyakini sebagai pencatat amal baik dan buruk, aplikasi tersebut berfungsi untuk mencatat pahala dan dosa secara manual.

Beberapa netizen mengungkapkan tanggapannya terkait aplikasi tersebut.

“Wah ini sih keren ... Aplikasi baru nih Raqib Atid hahaha... Cocok utk mengontrol dosa & pahala kalian,” tulis akun @aprilian_ds.

“Ada ya aplikasi kayak gini raqib atid,” tulis akun @GaharuUlin

“WARNING: Catatan kamu di aplikasi ini ga ada apa-apanya dibandingin catatan asli Raqib Atid.

Kamu bisa boongin aplikasi ini, tapi kamu ga bisa boongin Raqib Atid beneran.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ya gitu deh. Tau sendiri aqidah orang awam tuh kadang2 absurdnya pake banget,” tulis akun syauqi_hafiz.

Baca juga: Viral Video Budikdamber, Pelihara Ikan dan Tanam Sayur di Ember, Ini Cerita Penemunya

Aplikasi ini juga sempat viral setelah diunggah akun @mazzini_gsp

“Sekarang malaikat Raqib-Atid hadir dalam bentuk aplikasi buat itung dosa sama pahala kita,” tulisnya.

Hingga kini postingan tersebut telah dibagikan ulang lebih dari 7,8 ribu dan disukai 18,3 ribu pengguna.

Baca juga: Viral Video Masinis Beli Makanan Saat Kereta Berhenti di Perlintasan, Ini Penjelasan PT KAI

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hallyu dan Harapan di Pilpres 2024

Hallyu dan Harapan di Pilpres 2024

Tren
Viral, Video Rombongan Polisi Kendarai Motor Sport Berknalpot Brong dan Tak Memakai Helm, Begini Faktanya

Viral, Video Rombongan Polisi Kendarai Motor Sport Berknalpot Brong dan Tak Memakai Helm, Begini Faktanya

Tren
Laga Euro 2020 Hongaria vs Portugal Stadion Penuh Penonton, Kok Bisa?

Laga Euro 2020 Hongaria vs Portugal Stadion Penuh Penonton, Kok Bisa?

Tren
Gempa Maluku M 6,1, BMKG: Waspada Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Gempa Maluku M 6,1, BMKG: Waspada Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Tren
Benarkah Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 karena Virus Corona Delta?

Benarkah Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 karena Virus Corona Delta?

Tren
Beda Jalur Afirmasi, Zonasi, Prestasi dan Perpindahan Tugas PPDB 2021

Beda Jalur Afirmasi, Zonasi, Prestasi dan Perpindahan Tugas PPDB 2021

Tren
Aturan Lengkap SE Menag soal Pembatasan Kegiatan Keagamaan di Zona Merah

Aturan Lengkap SE Menag soal Pembatasan Kegiatan Keagamaan di Zona Merah

Tren
Mengenal Varian “Delta Plus”, Mutasi Baru Virus Corona Varian Delta

Mengenal Varian “Delta Plus”, Mutasi Baru Virus Corona Varian Delta

Tren
[HOAKS] KTT G7 di Inggris Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19

[HOAKS] KTT G7 di Inggris Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Tren
Puncak Gelombang Pertama Covid-19 Indonesia Diprediksi Akhir Juni, Ini Kata Epidemiolog

Puncak Gelombang Pertama Covid-19 Indonesia Diprediksi Akhir Juni, Ini Kata Epidemiolog

Tren
Menteri Risma Terima Laporan Bansos PKH Mengalir ke Keluarga Lurah dan Kades, Sebetulnya untuk Siapa?

Menteri Risma Terima Laporan Bansos PKH Mengalir ke Keluarga Lurah dan Kades, Sebetulnya untuk Siapa?

Tren
Batas Akhir dan Cara Unduh Sertifikat UTBK 2021

Batas Akhir dan Cara Unduh Sertifikat UTBK 2021

Tren
Gejala Virus Corona Varian Delta yang Mendominasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia...

Gejala Virus Corona Varian Delta yang Mendominasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia...

Tren
Pemerintah Perbarui Aturan Vaksinasi Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Pemerintah Perbarui Aturan Vaksinasi Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Tren
[HOAKS] Masker Tidak Bisa Menangkal Virus dan Menyebabkan Pneumonia

[HOAKS] Masker Tidak Bisa Menangkal Virus dan Menyebabkan Pneumonia

Tren
komentar
Close Ads X