Airy Tutup, Ini Daftar 6 Perusahaan yang PHK Karyawan karena Corona

Kompas.com - 08/05/2020, 15:23 WIB
Kartu hotel Airy Dok. Airy RoomsKartu hotel Airy

KOMPAS.com - Pandemi virus corona masih terus berlangsung dan mengganggu kondisi perekonomian Indonesia. 

Berbagai perusahaan di Indonesia juga merespons dampak tersebut dengan berbagai cara. 

Di antaranya mulai dari penghentian layanan atau gerai secara sementara, pemotongan gaji, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), hingga penghentian operasi secara permanen.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa perusahaan atau bisnis di Indonesia yang terdampak virus corona dan memutuskan penutupan atau PHK pada bisnisnya:

Baca juga: 17.003 Buruh di Sumedang Dirumahkan, 1.962 Diputus Kontrak dan 68 Kena PHK

1. Traveloka

Traveloka juga tidak luput terkena imbas dari pandemi virus corona. Perusahaan ini dikabarkan akan memberhentikan sebagian besar stafnya. 

Melansir Nikkei Asia Review, pandemi ini menurunkan permintaan orang untuk bepergian. Faktor ini menjadi salah satu penyebab dari tindakan yang diputuskan oleh Traveloka. 

Adapun pemberhentian yang dimaksud akan melibatkan 100 orang atau 10 persen karyawan di startup ini. 

Kebijakan ini disebut telah dilakukan sejak awal April lalu. 

Baca juga: Gara-cara Corona, Traveloka PHK 100 Karyawan?

2. Ramayana

Di awal April 2020, sebuah video viral di media sosial menunjukkan puluhan karyawan ritel dikbarkan terkena PHK.

Dalam video tersebut, puluhan karyawan Ramayana Paza Depok menangis dan berpelukan saat mendengar kabar bahwa Ramayana akan tutup selamanya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X