Hong Kong Siagakan 3.000 Polisi Cegah Kerumunan Aksi Hari Buruh

Kompas.com - 01/05/2020, 14:35 WIB
Seorang pengunjuk rasa memakai topen Guy Fawkes mengibarkan bendera saat demonstrasi Hari Hak Asasi Manusia, yang diselenggarakan oleh Civil Human Right Front, di Hong Kong, China, Minggu (8/12/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Danish SiddiquiSeorang pengunjuk rasa memakai topen Guy Fawkes mengibarkan bendera saat demonstrasi Hari Hak Asasi Manusia, yang diselenggarakan oleh Civil Human Right Front, di Hong Kong, China, Minggu (8/12/2019).

KOMPAS.com - Polisi Hong Kong mengerahkan sedikitnya 3.000 petugas antihuru-hara untuk mencegah berkumpulnya massa di Hari Buruh pada 1 Mei 2020 ini.

Langkah ini dilakukan setelah adanya seruan di media sosial yang mengajak masyarakat untuk bergabung dengan gerakan anti-pemerintah di seluruh kota.

Melansir South China Morning Post, Jumat (1/5/2020), polisi pekan lalu menolak izin bagi serikat pekerja untuk mengadakan rapat umum Hari Buruh, dengan alasan risiko kesehatan masyarakat.

Penolakan tetap dilakukan meski panitia telah berkomitmen untuk memastikan para peserta aksi akan tetap menjaga jarak sejauh 1,8 meter.

Panitia juga memastikan peserta tidak akan berkumpul dalam kerumunan lebih dari empat orang, seperti yang dipersyaratkan dalam undang-undang social distancing.

Baca juga: Hari Buruh 1 Mei: Nasib Buruh di Tengah Pandemi Virus Corona

Dirikan 50 booth

Sebagai alternatif karena penolakan dari kepolisian, Konfederasi Serikat Buruh berencana untuk mendirikan lebih dari 50 booth di sekitar kota untuk mempromosikan hak-hak pekerja.

Sementara itu rencana muncul di media sosial untuk acara-acara skala kecil.

Pada aplikasi Telegram, orang-orang diajak untuk bergabung dengan aksi flash mob di Causeway Bay, Sai Ying Pun, Tai Po dan Kwun Tong pada sore hari.

Sementara itu aksi bernyanyi bersama rencanyanya akan digelar di atrium New Town Plaza di Sha Timah pada malam hari, menurut LIHKG Forum, sebuah forum diskusi online.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X