Kompas.com - 30/04/2020, 14:02 WIB

KOMPAS.com – Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat di masa pandemi virus corona.

Salah satunya, FAO mengingatkan agar masyarakat tak perlu menimbun makanan di rumah.

“Tidak perlu menimbun makanan di rumah karena COVID-19 tidak secara langsung memengaruhi produksi makanan,” ujar Perwakilan FAO di Indonesia, Stephen Rudgard, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Selain itu, masyarakat diimbau membeli makanan dari usaha kecil, menghargai petani, nelayan dan peternak yang memproduksi pangan.

FAO juga mengingatkan agar berbelanja dengan bijaksana dan makan-makanan sehat.

“Sudah saatnya bagi kita untuk memperhatikan satu sama lain dan menghargai mereka yang berada di garis depan dalam pandemi ini. Mereka yang memproduksi pangan untuk kita makan setiap hari di masa yang sulit ini,” kata Stephen.

Petani, nelayan, peternak, pengemudi truk, dan para penjual di pasar atau supermarket yang menyiapkan bahan pangan untuk masyarakat adalah pahlawan pangan selama pandemi.

“Beli makanan dari usaha kecil untuk mendukung mata pencaharian mereka di masa-masa sulit ini,” ujar dia.

Imbauan lainnya, FAO menekankan agar selalu menggunakan masker, memperhatikan jaga jarak aman, saat mendatangi pasar atau supermarket unuk membeli makanan.

"Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah memegang makanan di rumah, dan ikuti praktik pengolahan makanan yang baik," ujar Stephen.

Konsumsi pangan yang bergizi, beragam, seimbang, dan aman untuk anggota keluarga juga penting diperhatikan.

“Bagikan makanan Anda, atau dukung bank makanan, kelompok masyarakat, atau badan amal yang menyediakan makanan gratis bagi orang-orang yang rentan, sebisa Anda. Kedermawanan Anda sangat penting selama krisis ini,” kata Stephen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.