Ribuan Ubur-ubur "Serbu" PLTU di Probolinggo, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 30/04/2020, 08:02 WIB
Petugas menjaring ubur-ubur di PLTU Paiton sebelum dilepas ke tengah laut. ISTIMEWAPetugas menjaring ubur-ubur di PLTU Paiton sebelum dilepas ke tengah laut.

KOMPAS.com - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton di Kabupaten Probolinggo "diserbu" ribuan ubur-ubur yang muncul di permukaan air sejak Sabtu (25/4/2020).

General Manager PT PJB Pembangkitan (UP) Paiton 1-2 Mustafa Abdillah mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan sejumlah langkah untuk menghalau ribuah ubur-ubur agar tidak mengganggu aktivitas di pembangkit listrik.

Tidak hanya di Probolinggo, kerumunan ubur-ubur juga sempat muncul di permukaan Pantai Ancol, Jakarta Utara pada pertengahan Oktober 2018.

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Ubur-ubur dan Cara Menangani Sengatannya

Lantas, apa penyebab kemunculan ubur-ubur dalam jumlah banyak tersebut ke permukaan?

Penjelasan LIPI

Peneliti Pertama dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Oksto Ridho Sianturi mengungkapkan, fenomena munculnya ribuan ubur-ubur ini dipengaruhi oleh faktor kondisi perairan yang cocok untuk ubur-ubur bertumbuh.

Ia pun menjelaskan bahwa fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan di luar negeri juga terjadi hal yang serupa.

"Fenomena ledakan ubur-ubur ini akhir-akhir semakin sering terjadi, baik di Indonesia maupun di negara lain. Tapi, ledakan ini tidak memberikan tanda-tanda tertentu karena ledakan ubur-ubur ini dipengaruhi oleh faktor kondisi perairan yang cocok untuk ubur-ubur bertumbuh," ujar Ridho saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, faktor-faktor yang berpengaruh antara lain, eutrofikasi (pengayaan nutrien di dalam air), perubahan iklim global, penangkapan ikan berlebihan dan invasi alien spesies.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X