Ramai soal Pembatalan Diskon UKT bagi Mahasiswa PTKIN, Ini Penjelasan Kemenag

Kompas.com - 29/04/2020, 14:55 WIB

 


KOMPAS.com - Jagat media sosial Twitter diramaikan soal pembahasan pembatalan pemberian diskon uang kuliah tunggal (UKT) alias SPP kepada mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia, Rabu (29/4/2020).

Topik atau tema terkait diskon UKT tersebut bahkan menjadi trending topic Twitter dengan tagar #KemenagJagoPHP hingga #kemenagprank.

Salah satu netizen yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap Kementerian Agama (Kemenag) terkait tidak jadinya diskon UKT tersebut yakni Aghisna Bidikrikal Hasan, @AghisnaHasan.

Baca juga: Klaten Jadi Trending di Twitter, Berikut Sejarah Kota yang Dipimpin Bupati Sri Mulyani

Berikut narasi lengkapnya:

"Bismillahirrahmanirrahim

6 April 2020
Kementerian Agama melalui Dirjen Pendis mengeluarkan edaran yang berisi pengurangan UKT semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa PTKIN.
@jokowi

@Kemenag_RI

#KemenagJagoPHP," tulis Aghisna dalam twitnya pada Selasa (28/4/2020).

Baca juga: Masih Bingung soal Insentif Prakerja? Ini Jumlahnya hingga Kapan Didapatnya

Hingga kini unggahan tersebut telah di-retwit sebanyak 183 kali dan telah disukai sebanyak 344 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.