Sejarah Pentingnya Karantina dari Peristiwa Wabah Besar Marseille 1720

Kompas.com - 27/04/2020, 20:00 WIB
Adegan dari wabah 1720 di La Tourette (Marseille) oleh pelukis Prancis kelahiran Catalan Michel Serre -Adegan dari wabah 1720 di La Tourette (Marseille) oleh pelukis Prancis kelahiran Catalan Michel Serre

KOMPAS.com - Pandemi bakteri Yersinia Pestis menyebabkan kematian sepertiga populasi Eropa pada abad pertengahan.

Bakteri tersebut mewabah di Eropa dari abad ke-14 hingga ke-18 dan menjadi biang keladi kematian yang disebut Black Death.

Diduga, bakteri itu menyebar mulai dari Pelabuhan Marseille, Perancis. Peristiwa itu kemudian dikenal dengan Great Plague of Marseille 1720 atau wabah besar Marseille.

Dalam enam tahun, bakteri ini menjadi pandemi di seluruh Benua Eropa.

Baca juga: Kota Dubrovnik, Sejarah dan Awal Mula Konsep Karantina Penyakit dari Abad ke-14

Mitigasi bencana

Dikutip dari Historyhit, sebelum datangnya wabah ini, orang-orang Marseille, Perancis, di pantai Mediterania, telah mengetahui tentang wabah penyakit. Seperti yang terjadi pada 1580 dan tahun 1650.

Sehingga mereka membentuk dewan sanitasi untuk menjaga kondisi kesehatan yang baik di kota, di mana kapal-kapal yang berasal dari pelabuhan yang jauh perlu dikarantina.

Selain itu, ada sistem tiga tingkat untuk mengkarantina setiap kapal yang datang ke pelabuhan.

Yaitu melibatkan pencarian log kapten dan catatan rinci dari semua pelabuhan di seluruh dunia di mana aktivitas wabah telah dilaporkan.

Mengingat langkah-langkah tegas ini, menjadi mengejutkan ketika kemudian wabah menewaskan separuh populasi Marseille. Apa yang terjadi?

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X