Kompas.com - 26/04/2020, 04:03 WIB
Ilustrasi tidur. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi tidur.

KOMPAS.com - Di bulan Ramadhan, umat muslim menjalankan puasa dan hanya makan saat berbuka dan sahur.

Sahur membuat orang-orang harus bangun lebih bagi dari biasanya. Tidak jarang orang-orang langsung kembali tidur setelah menyantap makanan sahur karena sulit menahan kantuk. 

Namun, apakah kebiasaan ini diperbolehkan?

Mengutip Kompas.com (22/5/2018), dr Inge Permadi, MS, SpGK menyebut bahwa sebenarnya tidur setelah sahur tidak dilarang.

Baca juga: Perhatikan, Saat Sahur Tidak Disarankan Konsumsi Teh dan Kopi, Mengapa?

"Metabolisme tubuh tidak akan terganggu hanya karena kita tidur" jawabnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, perlu diperhatikan jarak waktu antara selesai makan dengan tidur. 

"Ketika makanan masuk ke dalam tubuh kita, berarti tubuh kita sedang aktif. Bukan masalah metabolisme tubuh, tapi makanan adalah sumber energi. Ketika sumber energi tidak dipergunakan oleh tubuh kita, yang akan terjadi akan ditumpuk" jelas dia. 

Baca juga: Ini Manfaat Kurma untuk Kesehatan Saat Buka Puasa dan Sahur

Menurut Inge, makanan yang ditumpuk akan dipergunakan saat beraktivitas. Inilah yang menjadikan pentingnya jarak antara selesai makan dengan waktu tidur.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk langsung tidur setelah sahur. 

Langsung tidur setelah sahur dapat membuat seseorang rentan dalam mengalami gangguan pencernaan dan penyakit-penyakit berikut:

Baca juga: Menu Sahur ala Cristiano Ronaldo untuk Dicoba pada Bulan Ramadhan

1. Peningkatan asam lambung

Mengutip Kompas.com (22/5/2018), Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP selaku ahli gastroenterologi dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan langsung tidur setelah sahur sangat tidak direkomendasikan bagi orang normal.

Selain itu, langsung tidur setelah sahur juga tidak disarankan bagi penderita maag atau penyakit asam lambung (GERD). 

"Makan terakhir itu dianjurkan dua jam sebelum tidur" ujar dia. 

Baca juga: Apakah Makan Sahur Saat Puasa Ramadhan Hukumnya Wajib?

Untuk menyiasati rasa kantuk yang muncul, Ari menyarankan untuk beristirahat setengah duduk dengan bantal yang ditinggikan.

Sebab, saat berada di posisi berbaring, makanan yang belum dicerna secara optimal akan kembali ke kerongkongan dan membawa asam lambung.

Asam lambung di kerongkongan ini akan menimbulkan iritasi atau luka yang memicu maag.

Baca juga: Masih Sahur On The Road di Jakbar, Siap-Siap Disetop Satpol PP dan TNI-Polri

2. Gangguan pencernaan

Posisi berbaring saat tidur dapat menghambat proses pengosongan lambung. Jika kondisi ini terus terjadi, besar kemungkinan seseorang untuk rentan mengalami gangguan pencernaan.

Adapun jenis gangguan yang muncul bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur tersebut.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan agar proses pencernaan menjadi lebih lancar.

Baca juga: Dokter Tim Arema FC Berbagi Rahasia Sahur Berkualitas

3. Penimbunan lemak

Saat tidur, tubuh hanya memerlukan sedikit energi sehingga makanan yang dikonsumsi saat sahur tidak digunakan untuk kebutuhan beraktivitas.

Akibatnya, lebih banyak makanan akan ditimbun menjadi lemak.

Kondisi ini menyebabkan seseorang rentan mengalami perut buncit atau pun obesitas jika langsung tidur setelah sahur.

Baca juga: Pengguna GrabFood Bisa Jadwalkan Pesanan untuk Sahur dan Buka Puasa

(Sumber: Kompas.com/ Shierine Wangsa Wibawa, Resa Eka Ayu Sartika |Editor: Resa Eka Ayu Sartika)


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.