Update Virus Corona di Dunia 25 April: 2,8 Juta Orang Terinfeksi, 779.877 Sembuh, 196.931 Meninggal

Kompas.com - 25/04/2020, 07:08 WIB
Petugas kesehatan bertepuk tangan dan melambaikan tangan saat Kepolisian Toronto dan responden garda depan kota memberikan penghormatan kepada mereka di sepanjang University Avenue saat angka kasus terinfeksi virus corona (Covid-19) semakin naik, di Toronto, Ontario, Kanada, AS, Minggu (19/4/2020). Berdasarkan data Johns Hopkins University, hingga Selasa (21/4/2020), AS masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi dunia mencapai 787.794 dengan korban meninggal 42.362. ANTARA FOTO/REUTERS/CARLOS OSORIPetugas kesehatan bertepuk tangan dan melambaikan tangan saat Kepolisian Toronto dan responden garda depan kota memberikan penghormatan kepada mereka di sepanjang University Avenue saat angka kasus terinfeksi virus corona (Covid-19) semakin naik, di Toronto, Ontario, Kanada, AS, Minggu (19/4/2020). Berdasarkan data Johns Hopkins University, hingga Selasa (21/4/2020), AS masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi dunia mencapai 787.794 dengan korban meninggal 42.362.

KOMPAS.com - Jumlah kasus virus corona di dunia semakin meningkat dari hari ke harinya.

Tak hanya dari jumlah kasus, jumlah pasien yang sembuh dan meninggal dunia juga ikut bertambah.

Melansir data dari Worldometers, hingga Sabtu (25/4/2020) pagi, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 2.826.035 orang.

Angka tersebut diikuti dengan jumlah pasien yang berhasil sembuh yakni sebanyak 779.877 orang.

Namun, jumlah korban meninggal dunia karena virus corona ini juga mengalami penambahan sebanyak 196.931 orang.

Baca juga: Simak, Ini 10 Cara Pencegahan agar Terhindar dari Virus Corona

Berikut 10 negara dengan jumlah kasus terbanyak di dunia:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Amerika Serikat, 917.347 kasus, 51.865 orang meninggal, total sembuh 93.283.
  2. Spanyol, 219.764 kasus, 22.524 orang meninggal, total sembuh 92.355.
  3. Italia, 192.994 kasus, 25.969 orang meninggal, total sembuh 60.498.
  4. Perancis, 159.828 kasus, 22.245 orang meninggal, total sembuh 43.493.
  5. Jerman, 154.999 kasus, 5.760 orang meninggal, total sembuh 106.800.
  6. Inggris, 143.464 kasus dan 19.506 orang meninggal.
  7. Turki, 104.912 kasus, 2.600 orang meninggal, total sembuh 21.737.
  8. Iran, 88.194 kasus, 5.574 orang meninggal, total sembuh 66.599.
  9. China, 82.804 kasus, 4.632 orang meninggal, total sembuh 77.257.
  10. Russia, 68.622 kasus, 615 orang meninggal, total sembuh 5.568.

Baca juga: Potret Penanganan Virus Corona di Indonesia...

Indonesia

Tenaga medis di Papua Barat mengatakan menemukan kasus positif di Papua Barat memang cenderung sulit karena kesulitan mereka dalam menguji hasil tes. Antara foto Tenaga medis di Papua Barat mengatakan menemukan kasus positif di Papua Barat memang cenderung sulit karena kesulitan mereka dalam menguji hasil tes.

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia juga semakin bertambah dari hari ke harinya.

Hingga Jumat (24/4/2020) siang, terdapat penambahan 436 pasien positif Covid-19 baru.

Hal tersebut sekaligus menjadikan jumlah keseluruhan kasus positif di Indonesia menjadi 8.211 pasien.

Angka pasien yang sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 42 orang, sehingga total menjadi 1.002 orang.

Namun, pasien meninggal dunia juga ikut bertambah sebanyak 42 orang.

Dengan demikian, terdapat 689 pasien virus corona di Indonesia yang telah dinyatakan wafat.

Baca juga: Berikut Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri dengan Lima Bahan Sederhana

Libanon

Libanon telah mengumumkan akan memperpanjang lockdown hingga 10 Mei mendatang dan akan mempersingkat jam malam.

Dilansir Al Jazeera, Jumat (24/4/2020), keputusan pemberlakuan kebijakan mobil dengan pelat nomor ganjil-genap akan tetap berlaku hingga setidaknya 10 Mei.

Selain itu, menurut rencana akan ada lima fase untuk membuka kembali negara itu pada hari-hari berikut: 28 April; 4 Mei, 11 Mei, 25 Mei dan 6 Juni.

Sektor bisnis swasta dapat mulai bekerja lagi pada fase ke-3 tetapi dengan staf sesedikit mungkin.

Mereka yang berusia 65 tahun ke atas harus tetap di rumah, kecuali untuk hal-hal yang mendesak, sampai akhir fase 3.

Baca juga: Hari-hari Terburuk Italia dan Spanyol akibat Virus Corona Belum Berakhir

Belgia

Petugas medis mengenakan pakaian pelindung mengawal perempuan yang diduga terinfeksi virus corona di Istanbul, Turki, pada 12 April 2020.AFP/OZAN KOSE Petugas medis mengenakan pakaian pelindung mengawal perempuan yang diduga terinfeksi virus corona di Istanbul, Turki, pada 12 April 2020.

Masih dari sumber yang sama, Belgia rencananya akan melonggarkan pembatasan secara bertahap selama Mei.

Dimulai dengan dengan toko-toko diizinkan untuk dibuka kembali dan dimulainya beberapa kelas di sekolah.

Pembatasan di negara itu ditetapkan untuk dikurangi secara bertahap mulai 4 Mei.

Saat ini, hanya toko yang menjual makanan, toko perbaikan rumah, pusat taman dan apotek yang dapat dibuka.

Toko-toko non-makanan akan diizinkan untuk dibuka kembali mulai 11 Mei dengan syarat dilakukannya social distancing.

Baca juga: [POPULER TREN] Puasa bagi Pasien Covid-19 | Makanan dan Minuman yang Dihindari Selama Puasa

Liberia

Tak hanya Libanon yang akan memperpanjang kebijakan lockdown.

Negara di semenanjung Afrika, Liberia, juga akan memperpanjang lockdown guna menekan penyebaran virus corona.

Presiden Liberia Geroge Weah mengatakan, negaranya akan memperpanjang lockdown selama dua minggu.

Weah memperpanjang pembatasan yang pertama kali dilakukan pada 8 April.

Selain itu, ia juga menyerukan agar warganya untuk menggunakan masker saat berada di muka umum.

Baca juga: Mengenal Hokkaido, Provinsi Bersalju yang Menjadi Sarang Virus Corona di Jepang

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Cara Penggunaan Masker Kain

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.