Update: Kondisi 717 WNI Jemaah Tabligh di India yang Belum Bisa Dievakuasi karena Lockdown

Kompas.com - 21/04/2020, 16:33 WIB
Lebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020. RAJAT GUPTA/EPA-EFELebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020.

KOMPAS.com - Proses evakuasi 717 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi jemaah tabligh di India masih ditunda karena kebijakan lockdown yang sedang diberlakukan Pemerintah India.

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, sejauh ini belum ada peluang untuk memulangkan para WNI tersebut karena India menutup akses keluar dan masuk pesawat. 

Bantuan berupa makanan juga selalu diberikan oleh pemerintah, meski masih ada kendala.

"Harap dimaklumi bahwa mereka tersebar di 33 lokasi di 12 negara bagian. Beberapa di antaranya berjarak ratusan kilometer dari KBRI ataupun konsulat jenderal kita di Mumbai. Untuk mereka yang berjarak dekat bantuan ada diberikan. Namun bagi yang jauh ada pengaturan tersendiri, antara lain dengan bantuan masyarakat kita atau pun sesama majelis tabligh warga negara India," kata Faizasyah, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diperoleh Kemenlu, sebagian besar WNI peserta jemaah tabligh tersebut tidak memilik telepon seluler.

Dari 717 peserta jemaah tabligh tersebut, 75 orang dikonfirmasi positif Covid-19, dan 13 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan KBRI New Delhi dan Pemerintah India dalam proses pengobatan WNI jemaah tabligh.

Saat ini, jumlah WNI di India yang terinfeksi Covid-19 adalah yang tertinggi dibandingkan WNI yang terjangkit di negara lain.

Persentase WNI di India yang terjangkit Covid-19 mencapai 19 persen.

Baca juga: UPDATE: 12 WNI di India Sembuh dari Covid-19

India perpanjang lockdown

Seperti diberitakan Kompas.com, 14 April 2020, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan, Pemerintah India memperpanjang masa lockdown virus corona hingga 3 Mei 2020.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X