Jangan "Ngeyel", Mengapa Saat Wabah Virus Corona Wajib untuk di Rumah Saja?

Kompas.com - 18/04/2020, 06:04 WIB
Ilustrasi virus corona, pasien virus corona, isolasi mandiri, karantina ShutterstockIlustrasi virus corona, pasien virus corona, isolasi mandiri, karantina

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona baik di dunia maupun Indonesia, terus mengalami peningkatan dari hari ke harinya.

Banyak ahli menyarankan sejumlah cara untuk menekan penyebaran Covid-19. Mulai dari pemakaian masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir hingga menjaga jarak.

Selain itu, masyarakat juga diminta mematuhi pentingnya tinggal di rumah untuk semakin menekan dan mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Update Kasus Corona WNI di Luar Negeri 17 April: 394 Positif, 82 Sembuh

Kendati demikian, banyak warga yang tidak mengubris hal tersebut dan memilih pulang ke kampung halaman dengan beragam alasan.

Yang terjadi adalah, penularan virus corona semakin signifikan di daerah. Salah satu contohnya yakni adanya penularan dari pemudik kepada keluarganya di daerah.

Epidemiolog Indonesia kandidat doktor dari Griffith University Australia Dicky Budiman menjelaskan, hal itu adalah sebagian kecil contoh saja.

Baca juga: Diprediksi Akan Terjadi, Apa Itu Gelombang Kedua Virus Corona?

Lantas, bagaimana analisis mengapa kita diharuskan untuk tinggal di rumah saat pandemi virus corona?

Upaya termudah, namun efektif

Terlihat salah satu pedagang mengenakan masker tengah berjalan memikul dagangannya di tengah pandemi virus corona di Bandung.KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Terlihat salah satu pedagang mengenakan masker tengah berjalan memikul dagangannya di tengah pandemi virus corona di Bandung.

Dicky mengatakan, kebijakan untuk tinggal di rumah adalah upaya termudah namun efektif dalam meredam kecepatan penularan Covid-19.

Dengan semakin sedikitnya orang berkegiatan di luar rumah maka otomatis akan semakin sedikit peluang orang bertemu atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X