Virus Corona, Pilot, dan Pukulan Telak Industri Penerbangan...

Kompas.com - 15/04/2020, 08:30 WIB
Ilustrasi pilot. SHUTTERSTOCKIlustrasi pilot.

KOMPAS.com - Pandemi virus corona atau SARS-CoV-2 telah "menangguhkan" sebagian maskapai di dunia dalam waktu singkat.

Dilansir dari CNN, ketika penerbangan pada akhirnya reboot, pilot harus bergegas bersiap. Artinya, para pilot harus meningkatkan ketrampilan deck penerbangan dan memastikan mereka tetap dalam batas-batas peraturan keselamatan penerbangan yang ketat.

Hal tersebut menjadi tantangan, karena pilot harus tetap tinggal di rumah untuk menjalani karantina.

" Pilot membutuhkan pelatihan yang sering dan 'resensi' untuk dapat terbang," ujar Brian Strutton dari British Airline Pilots Association, atau BALPA, yang mewakili kepentingan semua pilot Inggris.

Resensi yang dimaksud adalah sikap mematuhi peraturan yang menetapkan pilot harus berhasil melakukan tiga lepas-landas (salah satunya menggunakan fasilitas autoland kokpit) dalam 90 hari sebelumnya.

Baca juga: Kisah Pramugari dan Pilot Singapura yang Terdampak Corona...

Kendala

Dua pilot perempuan asal Papua yang direkrut Garuda Indonesia.Dok. Garuda Indonesia Dua pilot perempuan asal Papua yang direkrut Garuda Indonesia.

Agar memenuhi syarat untuk terbang baik di siang hari dan malam hari, pilot komersial juga perlu melakukan tiga kali take off dan pendaratan di malam hari dalam 90 hari.

Hal ini dinilai lebih sulit lantaran pilot memiliki sedikit petunjuk visual.

Kesulitan ini juga mencakup take off tiga hari dan pendaratan, ditambah dengan pengecekan tahunan. Pengecekan tahunan juga termasuk lisensi kemahiran yang harus dilakukan pilot setiap tahun untuk menjaga lisensi tersebut tetap valid.

Selain itu, maskapai yang diterbangkan pilot pun harus melakukan pemeriksaan kecakapan operasional setiap enam bulan sekali.

"Sebagaian besar pemeriksaan ini dapat dilakukan dalam simulator tingkat D," ujar seorang pilot berpengalaman dan CEO PrivatFly, Adam Twidell.

Tindakan-tindakan ini dinilai paling realistis dan menawarkan definisi tinggi seperti menerbangkan pesawat sungguhan.

Baca juga: Saat 100 Pramugari American Airlines Terkonfirmasi Positif Virus Corona...

Pentingnya simulator

Simulator pesawat.Dok. CNN Travel Simulator pesawat.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X