Pesan Kemanusiaan Paus Benediktus dan Master Cheng Yen

Kompas.com - 12/04/2020, 07:00 WIB
Paus Benediktus XVI SHUTTERSTOCKPaus Benediktus XVI

PADA suasana Paskah, ketika semua umat Kristen berdoa di rumah ataupun bekerja di garda depan berbagai rumah sakit, saya teringat kembali dua pertemuan penting yang memberi renungan pada pembebasan dan perawatan bumi.

Pertama adalah pertemuan saya bersama lebih dari 100 seniman dunia dengan Paus Benecditus XVI di kapel Sistine Vatikan, 21 november 2009. Itu adalah pertemuan memperingati surat untuk para seniman dari Paus Yohanes Paulus II

Kedua adalah pertemuan dengan Master Cheng Yen pada 2008. Master Cheng adalah bikuni terkemuka Budha di Taiwan yang memimpin Tzu Chi Foundation.

Kerja kemanusiaan Master Cheng menjadikannya meraih penghargaan Magsaysay Award (1991) , penghargaan kedua tokoh paling berpengaruh Taiwan (2003) hingga Asian American Heritage untuk pelayanan kemanusiaan (2004).

Harapan dan pembebasan

“Seni bukanlah kebutuhan ketiga. Ia kebutuhan utama seperti makan dan pengetahuan. Lewat keindahan seni manusia menemukan harapan membentuk keindahan hidup dalam pembebasan dengan menemukan kemanusiaan terkecil di tengah zaman yang memuja kekuasaan, kekerasan, dan ekonomi."

Ringkasan khotbah Paus Benecditus di depan lebih 100 seniman dunia, antara lain Andre Bocelli, Bill Viola (artis video art terkemuka), Zaha Haded (arsitek Iran) hingga David Chipperfield (arsitek Inggris) , menjadi terasa berarti.

Terlebih khotbah tersebut diucapkan di bawah atap kapel Sistine yang dipenuhi lukisan Michelangelo. Lukisan tentang derita dan kebangkitan kemanusiaan, lukisan yang memberi renungan dan inspirasi kerja kemanusiaan yang tidak mati di telan zaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, dalam perjalanan atas undangan museum- museum Amerika, saya teringat ucapan salah satu direkturnya, bahwa mengajak anak-anak melihat lukisan, tari hingga teater, bukanlah hanya untuk menjadikan anak-anak sebagai seniman, tetapi merasakan hal-hal kecil kemanusiaan dalam unsur kehidupan.

Catatan di atas terasa sangat berarti ketika kemanusiaan terkecil tertantang dihidupkan menghadapi pandemi Corona yang menuntut kerja pembebasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.