Di Mana Lokasi Gunung Anak Krakatau?

Kompas.com - 11/04/2020, 17:45 WIB
Colour lithograph of the eruption of Krakatoa (Krakatau) volcano, Indonesia, 1883; from the Royal Society, The Eruption of Krakatoa and Subsequent Phenomena (1888). Royal SocietyColour lithograph of the eruption of Krakatoa (Krakatau) volcano, Indonesia, 1883; from the Royal Society, The Eruption of Krakatoa and Subsequent Phenomena (1888).

KOMPAS.com -  Krakatau atau disebut juga Krakatoa dalam bahasa Inggris adalah gunung berapi yang terletak di pulau Rakata. Pulau ini terletak di Selat Sunda yang memisahkan pulau Jawa dan Sumatra.

Melansir Britannica (11/4/2020) secara geografis, Krakatau terletak di pertemuan antara lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Area ini memiliki aktivitas vulkanik dan seismik yang tinggi.

Menilik dari lokasinya, secara administratif Krakatau sendiri berada di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Gunung legendaris ini terbentuk pada masa purba dan diperkirakan pernah mengalami erupsi dahsyat pada tahun 416 Masehi. Erupsi tersebut kemudian membentuk kawah raksasa berdiameter 6 kilometer.

Baca juga: Hari Ini, Anak Krakatau 8 Kali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik Capai 2.000 Meter

Letusan dahsyat tahun 1883

Salah satu yang tidak terlupakan dari gunung ini adalah letusan dahsyat pada 1883 silam. Pada 20 Mei 1883, Krakatau menunjukkan gejala vulkanik aktif.

Awan abu vulkanik mencapai ketinggian 6 mil (10 km) dan suara ledakan terdengar hingga Batavia (Jakarta), 100 mil (160 km) jauhnya, tetapi pada akhir Mei aktivitas itu mereda.

Aktivitas vulkanik dimulai kembali pada 19 Juni dan menjadi semakin memuncak pada 26 Agustus. Pada pukul 1 siang hari itu, serangkaian ledakan yang semakin keras terjadi, dan pada pukul 14.00 WIB awan hitam abu setinggi 27 mil (27 km) terlihat di atas Krakatau.

Puncaknya erupsi terjadi pada pukul 10.00 WIB tanggal 27 Agustus, dengan ledakan luar biasa yang terdengar hingga 2.200 mil (3.500 km) jauhnya di Australia dan mendorong abu vulkanik hingga mencapai ketinggian 50 mil (80 km).

Baca juga: Anak Krakatau Meletus, Ini Pemberitaan Media Asing soal Suara Dentuman Tadi Malam

Intensitas ledakan mengalami penurunan sepanjang hari, dan pada pagi tanggal 28 Agustus gunung berapi itu terlihat tenang. Tetapi, letusan kecil kembali terjadi pada bulan-bulan berikutnya dan pada bulan Februari 1884.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X