Lapan Sebut Suara Dentuman Bukan dari Letusan Gunung Anak Krakatau

Kompas.com - 11/04/2020, 13:39 WIB
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). KOMPAS/RIZA FATHONIAktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018).

KOMPAS.com - Ahli Utama Bidang Teknologi Penginderaan Jauh di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) Prof Dony Kushardono mengatakan, suara dentuman yang disebut terdengar oleh sejumlah masyarakat di Jabodetabek bukan berasal dari letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi pada Jumat (10/4/2020).

Dony menyebut, informasi tersebut berdasarkan pantauan dan analisis satelit cuaca Himawari.

"Yang bisa saya informasikan, hanya dari pantauan dan analisis satelit cuaca Himawari tiap 10 menitan, tampak letusan besar yang ditunjukkan dari sebaran debu vulkaniknya terjadi sekitar pukul 12 malam," ujar Dony saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Ia memaparkan, suara dentuman yang terdengar di sekitar Jakarta menurut beberapa sumber sekitar pukul 02.00 WIB.

Kejadian ini terjadi antara rentang 2 jam setelah GAK erupsi.

Adapun pemantauan dilakukan melalui citra satelit cuaca (visible dan infrared) pada 10-11 April 2020.

"Dari citra satelit sekitar pukul 02.00 WIB (Sabtu, Red) tidak tampak ada letusan besar walaupun debu vulkanik tampak masih keluar tapi tidak besar, jadi kemungkinan dentuman itu bukan dari letusan GAK," lanjut Dony.

Baca juga: Viral Twit 6 Gunung Disebut Meletus Bersamaan, Ini Penjelasan PVMBG

Semburan debu vulkanik

Letusan Gunung Anak Krakatau pada Sepetember 2018 diabadikan satelit NASA Letusan Gunung Anak Krakatau pada Sepetember 2018 diabadikan satelit NASA

Dilaporkan, sekitar pukul 12 malam muncul semburan debu vulkanik yang membesar dari letusan besar.

Pemantauan terus dilakukan hingga Sabtu (11/4/2020) pukul 05.00 WIB debu vulkanik dari letusan ke arah barat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X