Penyebaran Virus Corona dan Ancaman Lonjakan Kasus Covid-19 di Arab Saudi...

Kompas.com - 08/04/2020, 17:30 WIB
Situasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah. AFP/ABDEL GHANI BASHIRSituasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah.

KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq al-Rabiah memperingatkan lonjakan besar terkait kasus virus corona di negaranya hingga 200.000 dalam beberapa minggu ke depan.

Hal itu diungkapkannya pada Selasa (7/4/2020) seperti dilaporkan media pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Peringatan itu datang sehari setelah kerajaan Arab Saudi memperpanjang durasi jam malam harian di beberapa kota, termasuk ibu kota Riyadh, menjadi 24 jam.

Baca juga: Update Virus Corona di Dunia 8 April: 1,4 Juta Kasus, 301.738 Sembuh, 81.889 Meninggal

Perpanjangan jam malam tersebut sebagai upaya untuk membatasi penyebaran virus mematikan tersebut.

"Dalam beberapa minggu ke depan, penelitian memperkirakan jumlah infeksi akan berkisar dari minimal 10.000 hingga maksimum 200.000," kata Tawfiq al-Rabiah dikutip Straits Times.

Rabiah menjelaskan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada empat studi oleh para ahli Saudi dan internasional.

Baca juga: Saat Singapura bak Kota Mati dan Larang Pertemuan Publlik akibat Corona...

Pengetatan jam malam

Arab Saudi sejauh ini melaporkan total 2.795 infeksi dan 41 kematian akibat penyakit itu, menurut hitungan terakhir yang dirilis oleh kementerian kesehatan pada Selasa (7/4/2020).

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengungkapkan, Arab Saudi pada Senin (6/4/2020) mengumumkan penguncian sepanjang waktu di kota Riyadh, Tabuk, Dammam, Dhahran dan Hofuf.

Langkah-langkah yang sama juga diberlakukan di Jeddah, Taif, Qatif dan Khobar.

Rabiah mengatakan jam malam diperketat di berbagai kota karena banyak orang tidak mematuhi peringatan kesehatan terhadap pertemuan publik dan kontak sosial.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Tren
Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Tren
Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Tren
Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Tren
Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Tren
[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Tren
Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Tren
Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Tren
INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

Tren
Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Tren
Update Virus Corona Dunia 9 Juli: 12,1 Juta Orang Terindeksi | Kasus di AS Capai 3 Juta

Update Virus Corona Dunia 9 Juli: 12,1 Juta Orang Terindeksi | Kasus di AS Capai 3 Juta

Tren
Catat Angka Harian Tertinggi, Ini 10 Provinsi dengan Kasus Baru Terbanyak

Catat Angka Harian Tertinggi, Ini 10 Provinsi dengan Kasus Baru Terbanyak

Tren
Negara-negara yang Disebut Jadi Episentrum Covid-19 di Dunia

Negara-negara yang Disebut Jadi Episentrum Covid-19 di Dunia

Tren
Menilik Upaya Hong Kong Berjuang Melawan Gelombang Ketiga Covid-19

Menilik Upaya Hong Kong Berjuang Melawan Gelombang Ketiga Covid-19

Tren
komentar
Close Ads X