Pendaftaran Kartu Prakerja Dimulai Minggu Ini, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 07/04/2020, 16:10 WIB
Kartu Pra Kerja Kartu Pra KerjaKartu Pra Kerja

KOMPAS.com - Pemerintah akan membuka pendaftaran Kartu Prakerja 2020 secara online mulai minggu ini.

Program ini ditujukan untuk mengurangi dampak ekonomi dari wabah virus corona (Covid-19).

Dikutip dari keterangan resminya, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Purbasari, mengatakan program ini menyasar sekitar 5,6 juta peserta di tahun 2020.

Pekerja formal maupun informal yang terdampak Covid-19 dapat mendaftarkan diri di laman resmi www. prakerja.go.id, mulai minggu kedua April 2020. 

 Baca juga: Apindo: Kartu Pra Kerja Bagus, tetapi....

Syarat dan cara daftar Kartu Prakerja

Dikutip dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan, Kartu Prakerja 2020 adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Syarat Kartu Pra-Kerja adalah:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 18 tahun
  • Sedang tidak mengikuti pendidikan formal

Sebaiknya calon peserta selalu meng-update informasi di prakerja.go.id atau cara mendaftar Kartu Prakerja online yang rencananya akan dibuka pada di minggu kedua bulan April 2020. 

Pekerja formal maupun informal yang terdampak Covid-19 dapat mendaftarkan diri di laman resmi www.prakerja.go.id.

Di laman tersebut nanti peserta bisa memilih berbagai pelatihan yang diminati dan membayarnya menggunakan saldo di Kartu Prakerja.

Baca juga: Daftar Kartu Prakerja Harus Sedang Menganggur?

 

Tahap pertama yakni calon peserta harus mendaftarkan akun pada laman www.prakerja.go.id yang saat ini dibuka.
Setelah memiliki akun, calon peserta melakukan verifikasi KTP dan melengkapi data diri pada form yang disediakan secara online (formulir Prakerja).

Selanjutnya, calon peserta bisa melakukan swafoto disertai KTP dan verifikasi telepon untuk bisa ke tahap survei yang harus diisi.

Tahap berikutnya, peserta tinggal menunggu evaluasi dengan menunggu notifikasi apakah bisa diterima sebagai peserta atau gugur.

Selain mendaftar lewat online, juga bisa mendaftar secara kolektif oleh petugas pengantar kerja dari Disnaker.

Baca juga: Pengumuman, Pendaftaran Kartu Pra Kerja Akan Dibuka Minggu Ini 

Tunjangan Kartu Prakerja

Terbaru, pemerintah memutuskan menambah anggaran Program Kartu Prakerja dari semula Rp 10 triliun, menjadi Rp 20 triliun.

Nilai manfaat yang diterima peserta juga akan meningkat. Masing-masing bakal mendapatkan Rp 3.550.000 selama menjalani program tersebut.

Jika dirinci, insentif tersebut meliputi biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang tak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan).

Selain itu, terdapat insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan (jika sudah menyelesaikan pelatihan), dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.

Dana itu akan diterima peserta bertahap dari sebelum hingga pelatihan kerja selesai dilakukan.

Baca juga: Jokowi Minta Kartu Pra-Kerja Diprioritaskan bagi Korban PHK akibat Covid-19

Skema pemberian insentif

Dana insentif tersebut akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 3-4 bulan yang masuk ke rekening bank atau dompet digital peserta program.

Peserta program lalu bisa mengikuti pelatihan yang diselenggarakkan secara online.

Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta program nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga yang diikutinya.

Pembayaran hingga pemilihan tempat pelatihan peserta Kartu Prakerja dilakukan dengan menggandeng sejumlah marketplace dan situs-situs yang menyelenggarakan pelatihan digital.

Mitra pembayaran dalam program ini di antaranya seperti Bukalapak, Tokopedia, Skill Academy, Pintaria, Pijar, Maubelajarapa, dan Sekolahmu. Sementara untuk mitra pembayarannya menggunakan Link Aja, OVO, dan Bank BNI.

Baca juga: Baru Kena PHK? Bisa Daftar Kartu Pra Kerja


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Kematian karena Covid-19 di Rumah Sakit Inggris Turun, Ini Penyebabnya Menurut Peneliti

Tren Kematian karena Covid-19 di Rumah Sakit Inggris Turun, Ini Penyebabnya Menurut Peneliti

Tren
Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka Akhir Juli, Ini Jumlah Kuota Pesertanya

Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka Akhir Juli, Ini Jumlah Kuota Pesertanya

Tren
Mengenal 4 Metode Pooling Test Covid-19, Disebut Bisa Hemat Waktu dan Uang

Mengenal 4 Metode Pooling Test Covid-19, Disebut Bisa Hemat Waktu dan Uang

Tren
Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Sembelih Hewan Kurban Ketika Pandemi Corona

Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Sembelih Hewan Kurban Ketika Pandemi Corona

Tren
14 Dokter Meninggal dalam Sepekan, Kenapa Banyak Nakes Terinfeksi Covid-19?

14 Dokter Meninggal dalam Sepekan, Kenapa Banyak Nakes Terinfeksi Covid-19?

Tren
Catatan WHO Soal Covid-19 di Indonesia: Kapasitas Tes Masih Rendah

Catatan WHO Soal Covid-19 di Indonesia: Kapasitas Tes Masih Rendah

Tren
Solo Disebut Zona Hitam, Ini Catatan Penanganan Virus Corona di Surakarta

Solo Disebut Zona Hitam, Ini Catatan Penanganan Virus Corona di Surakarta

Tren
Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Masyarakat Turki Sambut Azan Pertama

Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Masyarakat Turki Sambut Azan Pertama

Tren
Mengenal Secapa, Klaster 1.280 Orang Terinfeksi Virus Corona

Mengenal Secapa, Klaster 1.280 Orang Terinfeksi Virus Corona

Tren
10 Juta Anak Mungkin Tak Bisa Kembali ke Sekolah Setelah Pandemi Covid-19...

10 Juta Anak Mungkin Tak Bisa Kembali ke Sekolah Setelah Pandemi Covid-19...

Tren
Membandingkan Tes Covid-19 di Indonesia dan Dampaknya bagi Penyebaran Virus

Membandingkan Tes Covid-19 di Indonesia dan Dampaknya bagi Penyebaran Virus

Tren
Hari Pertama Sekolah, Pembelajaran Jarak Jauh yang Penuh Tantangan

Hari Pertama Sekolah, Pembelajaran Jarak Jauh yang Penuh Tantangan

Tren
Kenestapaan ABK Indonesia di Kapal China: Tak Digaji, Disiksa, hingga Dilarung

Kenestapaan ABK Indonesia di Kapal China: Tak Digaji, Disiksa, hingga Dilarung

Tren
Konsumen Misterius Beri Tip Rp 14 Juta untuk Pegawai Restoran yang Bekerja di Tengah Pandemi

Konsumen Misterius Beri Tip Rp 14 Juta untuk Pegawai Restoran yang Bekerja di Tengah Pandemi

Tren
Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia, Benarkah Emisi Karbon Indonesia Dikatakan Turun?

Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia, Benarkah Emisi Karbon Indonesia Dikatakan Turun?

Tren
komentar
Close Ads X