Imbas Covid-19, Harga Minyak Mentah Indonesia Anjlok Pada Maret 2020

Kompas.com - 05/04/2020, 17:00 WIB
Gambar yang dirilis pada 15 September 2019 menunjukkan pabrik minyak Aramco di Al-Khurj. Arab Saudi kini tengah menggenjot produksi mereka setelah drone menyerang dua fasilitas di Abqaiq dan Khurais Sabtu dini hari (14/9/2019). Kelompok pemberontak Yaman Houthi mengklaim bertanggung jawab. Tapi Amerika Serikat (AS) pun menyebut Iran pelakunya. AFP/FAYEZ NURELDINEGambar yang dirilis pada 15 September 2019 menunjukkan pabrik minyak Aramco di Al-Khurj. Arab Saudi kini tengah menggenjot produksi mereka setelah drone menyerang dua fasilitas di Abqaiq dan Khurais Sabtu dini hari (14/9/2019). Kelompok pemberontak Yaman Houthi mengklaim bertanggung jawab. Tapi Amerika Serikat (AS) pun menyebut Iran pelakunya.

KOMPAS.com - Meluasnya wabah Covid-19 sebagai pandemi global terus menekan harga minyak dunia.

Kondisi ini berdampak pula pada pergerakan harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) bulan Maret 2020.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, ICP Maret menjadi 34,23 dollar AS per barel.

"Turun 22,38 dollar AS per barel dari 56,61 dollar AS per barel pada Februari 2020," kata dia dalam keterangan resmi Minggu (5/4/2020). 

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 18 Tahun

Besaran ICP tersebut, imbuh Agung, tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 79.K/12/MEM/2019 tentang Penerapan Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Maret 2019 yang efektif mulai berlaku sejak 1 April 2020.

Agung menjelaskan, penyebab utama dari penurunan ICP adalah penyebaran Covid-19 di sebagian besar negara-negara produksi minyak mentah sehingga mengakibatkan anjloknya penurunan produksi.

Selain itu, adanya travel restriction di sejumlah negara turut mengakibatkan permintaan minyak global jadi menurun drastis. 

Baca juga: Jaga Pasokan, Pertamina Lakukan Penambahan Impor Minyak hingga Elpiji

Produksi dunia minyak turun 

International Energy Agency (IEA) melaporkan proyeksi permintaan minyak mentah global pada 2020 turun sebesar 1,1 juta barel per hari menjadi 99,9 juta barel per hari.

Di sisi lain, IEA mengungkapkan adanya peningkatan stok minyak mentah AS pada Maret 2020 sebesar 11,3 juta barel menjadi sebesar 455,4 juta barel dibandingkan bulan Februari 2020.

Sementara, laporan OPEC menunjukkan proyeksi permintaan minyak mentah global pada 2020 turun sebesar 1 juta barel per hari menjadi 99,73 juta barel per hari.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Tren
Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Tren
Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Tren
Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Tren
Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Tren
Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Tren
Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Tren
Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Tren
60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

Tren
Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Tren
Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Tren
INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

Tren
Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Tren
komentar
Close Ads X