Kompas.com - 03/04/2020, 21:30 WIB

KOMPAS.com - Beragam informasi beredar luas di tengah masyarakat terkait dengan virus corona. Mulai dari pencegahan dengan menggunakan empon-empon hingga soal pasien positif yang mengidap Covid-19.

Salah satu informasi yang santer beredar baru-baru ini yakni informasi yang menyebutkan banyak meminum air putih dapat mencegah tubuh dari infeksi Covid-19.

Disebutkan bahwa kita harus memastikan mulut dan tenggorokan kita selalu lembap, dan minum air setiap 15 menit.

Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu tubuh menghilangkan virus ke kerongkongan, sehingga virus tersebut dapat mati oleh asam lambung kita.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Berikut 5 Negara dengan Jumlah Kasus Corona Terbanyak

Penjelasan ahli

Dilansir dari BBC, seorang ahli epidemiologi klinis di London School of Hygiene dan Tropical Medicine, Kalpana Sabapathy mengungkapkan penjelasan tersebut tidak masuk akal.

"Ini sangat sederhana, saya bahkan tidak dapat menerimanya," ujar Sabapathy.

Menurutnya, infeksi virus corona dapat terjadi jika kita terpapar oleh ribuan atau jutaan partikel virus, jadi tindakan membersihkan kerongkongan menggunakan air dinilai tidak akan berdampak banyak.

"Kekurangan dari teori ini adalah kemungkinan Anda berhasil membuang keseluruhan virus itu ke perut Anda," ujar Sabapathy.

"Anda mungkin sudah mendapatkan virus tersebut di lubang hidung Anda saat itu, misalnya, itu bukan bukti yang sepele," lanjut dia.

Atas penjelasan tersebut, hal inilah yang menjadi letak kelemahan utama dalam gagasan itu.

Baca juga: Viral Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Tarif Diskon Listrik, Ini Penjelasan PLN

Cara virus masuk ke dalam tubuh

Ilustrasi virus corona (COVID-19).Kemenkes Ilustrasi virus corona (COVID-19).

Sementara itu, jika virus belum berhasil menemukan jalannya di dalam sel-sel saluran penapasan Anda, virus tersebut dapat masuk melalui cara lain.

Adapun cara-cara itu antara lain, misalnya, dengan menyentuh mulut menggunakan jari-jari yang terkontaminasi virus, kemudian virus juga dapat masuk melalui hidung atau mata.

Namun, hal tersebut tidak dianggap sebagai rute utama transmisi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.