Link Cek Jadwal KA yang Dibatalkan untuk Jarak Jauh, Menengah, KA Lokal, dan KA Bandara

Kompas.com - 02/04/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi gerbong kereta api KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi gerbong kereta api

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil kebijakan dengan membatalkan sejumlah perjalanan KA untuk menekan penyebaran corona virus.

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, ada 44 KA jarak jauh keberangkatan dari Jakarta yang dibatalkan untuk periode 1 April-1 Mei 2020.

"Secara total pada tanggal 1 April sampai dengan 1 Mei 2020 terdapat 44 KA yang akan dibatalkan jadwal perjalanannya untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jakarta Kota," kata Eva kepada Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Biasanya, terdapat 67 jadwal perjalanan KA jarak jauh di area Daop 1 Jakarta.

Total KA tersebut terdiri dari:

  • 37 KA dari Stasiun Gambir
  • 27 KA Stasiun Pasar Senen
  • 3 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Cek jadwal pembatalan

PT KAI juga menyediakan laman yang memuat informasi seputar pembatalan KA, baik KA jarak jauh dan menengah, KA lokal, dan KA bandara.

Berikut link untuk mengecek jadwal perjalanan kereta api yang dibatalkan:

Calon penumpang yang terdampak pembatalan KA dapat mengajukan pengembalian bea tiket secara penuh 100 persen di luar biaya pemesanan.

"Kali ini PT KAI tidak mengalihkan penumpang yang jadwalnya batal ke perjalanan KA lainnya. Penumpang dapat melakukan pembelian tiket dengan jadwal KA lain secara mandiri," ujar Eva.

Proses pembatalan tiket dapat dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access dan offline melalui loket-loket stasiun.

Adapun pembatalan lokal di stasiun dapat dilayani di Stasiun Gambir, Pasarsenen, Jakarta Kota, Cikampek, Bekasi, Rangkasbitung, Serang, dan Bogor Paledang.

Perjalanan KA ini dapat berubah sewaktu-waktu.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Cara Pembatalan Tiket Kereta Api

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yang Paling Terdampak Covid-19: Masyarakat Miskin, Rentan Miskin, Pekerja Informal

Yang Paling Terdampak Covid-19: Masyarakat Miskin, Rentan Miskin, Pekerja Informal

Tren
Viral Foto Bukit Alas Bandawasa Bogor, New Normal, dan Imbauan Kemenparekraf...

Viral Foto Bukit Alas Bandawasa Bogor, New Normal, dan Imbauan Kemenparekraf...

Tren
Melihat Dampak di Korea Selatan hingga Perancis Setelah Sekolah Dibuka Kembali...

Melihat Dampak di Korea Selatan hingga Perancis Setelah Sekolah Dibuka Kembali...

Tren
[KLARIFIKASI] Penjelasan Zona Hitam Surabaya, Bukan Hitam tetapi Merah Tua

[KLARIFIKASI] Penjelasan Zona Hitam Surabaya, Bukan Hitam tetapi Merah Tua

Tren
INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Tapera, Peserta, Syarat, dan Besaran Iurannya

INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Tapera, Peserta, Syarat, dan Besaran Iurannya

Tren
Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Tren
Warganet Ambyar Saat Kehilangan Paket 2,5GB, Ini Klarifikasi Tri...

Warganet Ambyar Saat Kehilangan Paket 2,5GB, Ini Klarifikasi Tri...

Tren
Pengamat Sebut Tapera Miliki Konsep Bagus, tetapi Pelaksanaannya Sulit

Pengamat Sebut Tapera Miliki Konsep Bagus, tetapi Pelaksanaannya Sulit

Tren
Update Virus Corona Dunia 4 Juni: 6,5 Juta Orang Terinfeksi | WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Update Virus Corona Dunia 4 Juni: 6,5 Juta Orang Terinfeksi | WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Tren
Mengapa Orang Suka Makanan Pedas?

Mengapa Orang Suka Makanan Pedas?

Tren
Beberapa Hal yang Perlu Diketahui soal Refund Dana Haji 2020

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui soal Refund Dana Haji 2020

Tren
Ini Arti serta Perbedaan antara Rapid Test dan Tes Swab

Ini Arti serta Perbedaan antara Rapid Test dan Tes Swab

Tren
Studi: Penggunaan Masker dan Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Virus Corona

Studi: Penggunaan Masker dan Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Virus Corona

Tren
[POPULER TREN] Apa Itu Zona Hitam di Surabaya? | Daftar Harga BBM Juni 2020

[POPULER TREN] Apa Itu Zona Hitam di Surabaya? | Daftar Harga BBM Juni 2020

Tren
Paus Fransiskus Sebut Tidak Ada Toleransi untuk Tindakan Rasialisme

Paus Fransiskus Sebut Tidak Ada Toleransi untuk Tindakan Rasialisme

Tren
komentar
Close Ads X