Kompas.com - 01/04/2020, 06:15 WIB

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mulai menggunakan istilah physical distancing atau jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona lebih luas.

Langkah ini disebut sebagai "arah yang tepat" oleh para ahli.

Penyebaran virus corona baru ini tergolong cepat dan telah menjangkit ratusan negara.

Berbagai kebijakan pun dilakukan oleh setiap negara yang mengonfirmasi Covid-19 di negaranya, mulai dari penutupan bandara hingga pemberlakuan pembatasan terhadap pergerakan warganya.

Melansir Al Jazeera, dalam sebuah konferensi pers harian 20 Maret lalu, pejabat badan kesehatan global tersebut mengatakan bahwa menjaga jarak fisik sangatlah penting dilakukan di tengah pandemi global yang masih terjadi.

Baca juga: Physical Distancing karena Corona, Pelaku Illegal Logging Disidang Online

Langkah ini tidak berarti bahwa secara sosial, seseorang harus memutuskan hubungan dan komunikasi dengan orang yang dicintai atau dari keluarganya.

"Saat ini, berkat teknlogi yang telah maju, kita dapat tetap terhubung dengan berbagai cara tanpa benar-benar berada dalam ruangan yang sama dengan orang-orang lain secara fisik," kata ahli epidemiologi WHO Maria Van Kerkhove pada 20 Maret lalu.

Maria mengatakan, WHO mengubah istilah dengan jarak fisik atau physical distancing secara sengaja karena ingin agar orang-orang tetap terhubung.

Virus corona diketahui penyebaran utamanya melalui tetesan pernapasan, terutama saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Oleh karena itu, menjaga jarak fisik yang aman dianjurkan untuk mengurangi penularan.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan di Tengah Wabah Corona

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Viral Efek Makan Kecubung, Jangan Anggap Lucu, Ini Bahayanya!

Unggahan Viral Efek Makan Kecubung, Jangan Anggap Lucu, Ini Bahayanya!

Tren
Profil Yusuf Qardhawi, Ulama dan Pemimpin Ikhwanul Muslimin yang Tutup Usia

Profil Yusuf Qardhawi, Ulama dan Pemimpin Ikhwanul Muslimin yang Tutup Usia

Tren
Diisukan Retak dengan Herry IP, Ini Perjalanan Karier Kevin Sanjaya di PB Djarum

Diisukan Retak dengan Herry IP, Ini Perjalanan Karier Kevin Sanjaya di PB Djarum

Tren
Muncul Dewan Kolonel Vs Dewan Kopral, Apa Dampaknya bagi PDI-P?

Muncul Dewan Kolonel Vs Dewan Kopral, Apa Dampaknya bagi PDI-P?

Tren
7 Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI dan Proses Evakuasinya dari Lubang Buaya

7 Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI dan Proses Evakuasinya dari Lubang Buaya

Tren
BSU Tahap 3: Besaran, Syarat, Cara Cek Status Penyaluran, dan Solusi jika Belum Cair

BSU Tahap 3: Besaran, Syarat, Cara Cek Status Penyaluran, dan Solusi jika Belum Cair

Tren
Penjelasan BNI soal Video Viral Tak Bisa Buka Rekening karena Data Terdaftar di 21 Rekening

Penjelasan BNI soal Video Viral Tak Bisa Buka Rekening karena Data Terdaftar di 21 Rekening

Tren
Bukan Monalisa, Inilah 5 Lukisan Termahal di Dunia

Bukan Monalisa, Inilah 5 Lukisan Termahal di Dunia

Tren
Tahap Tiga Cair, Ini 2 Cara Cek Status Penerima BSU atau BLT Subsidi Gaji

Tahap Tiga Cair, Ini 2 Cara Cek Status Penerima BSU atau BLT Subsidi Gaji

Tren
Jebakan Kepemimpinan yang Buruk, Pesan untuk Gen Z

Jebakan Kepemimpinan yang Buruk, Pesan untuk Gen Z

Tren
Apakah PPKM Akan Dicabut dalam Waktu Dekat? Ini Penjelasan Satgas

Apakah PPKM Akan Dicabut dalam Waktu Dekat? Ini Penjelasan Satgas

Tren
Menerawang Nasib Kata Nyinyir

Menerawang Nasib Kata Nyinyir

Tren
DPR RI Lembaga Paling Tidak Dipercaya Anak Muda Versi Survei CSIS

DPR RI Lembaga Paling Tidak Dipercaya Anak Muda Versi Survei CSIS

Tren
Di Mana Soeharto Saat Peristiwa G30S/PKI, Kenapa Tidak Ikut Diculik?

Di Mana Soeharto Saat Peristiwa G30S/PKI, Kenapa Tidak Ikut Diculik?

Tren
[POPULER TREN] Viral, Video Tak Bisa Buka Rekening karena Data Terdaftar di 21 Rekening Pinjaman | 15 Makanan dan Minuman Tinggi Gula

[POPULER TREN] Viral, Video Tak Bisa Buka Rekening karena Data Terdaftar di 21 Rekening Pinjaman | 15 Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.