Kompas.com - 31/03/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus corona ShutterstockIlustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus corona

KOMPAS.com - Barangkali kita sudah setiap hari mendengar dan melihat informasi mengenai Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi virus corona baru.

Namun, mungkin banyak juga di antara kita yang belum sepenuhnya memahami seperti apa sesungguhnya virus yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Hubei, China ini.

Bukannya menjadi waspada, ketidaktahuan itu seringkali menimbulkan ketakutan dan kepanikan yang berlebih di tengah masyarakat.

Karena itu penting untuk mengenali Covid-19 secara lebih jelas agar bisa terhindar dari penularannya. Dikutip dari The Guardian (30/3/2020), berikut ini terdapat sejumlah informasi dasar mengenai virus corona baru dan covid-19 yang disebabkannya.

Apa itu Covid-19?

Covid-19 adalah penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang berasal dari keluarga corona. Namun, jenis virus yang menyebar kali ini belum pernah ada sebelumnya.

Kemudian, seperti juga infeksi jenis virus corona lainnya, virus corona baru ini menular pada manusia melalui hewan.

Mengingat cepatnya proses penyebaran dan penularan di seluruh dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. 

Baca juga: WHO Sebut Perokok Miliki Risiko Lebih Tinggi Tertular Covid-19, Berikut Penjelasannya...

Apa saja gejala Covid-19?

Seperti dilaporkan WHO, gejala umum yang ditunjukkan seseorang jika terinfeksi virus corona adalah demam, merasa mudah lelah, dan batuk kering.

Namun, pada beberapa kasus infeksi, pasien virus corona juga ada yang mengalami pilek, sakit tenggotokan, hidung tersumbat, atau diare.

Beberapa yang lain melaporkan kehilangan indra penciuman atau kemampuan untuk merasakan atau membaui sesuatu.

Sekitar 80 persen penderita menunjukkan gejala ringan, hanya seperti flu biasa. Mereka ini bisa sembuh dengan sendirinya tanpa membutuhkan pengobatan khusus.

National Health Service (NHS) menyebutkan gejala yang lebih spesifik, jika seseorang terinfeksi Covid-19, temperatur tubuhnya akan tinggi. Ini bisa dirasakan jika menyentuh bagian dada atau punggung.

Selain itu, seseorang juga akan mengalami batuk yang terus-menerus.

Mengingat belum ada obat atau vaksin yang ditemukan untuk mengobati penyakit ini, maka sejauh ini kasus Covid-19 yang berhasil disembuhkan sepenuhnya tergantung pada kekuatan sistem imun tubuh.

Baca juga: Sejumlah Daerah Terapkan Lockdown, Ini Dampaknya Menurut Sosiolog

Jika demam atau batuk, perlukah saya ke dokter?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.