Editor's Letter untuk Langkah Lebih Efektif Mengatasi Covid-19

Kompas.com - 30/03/2020, 10:26 WIB
Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.
ANTARA FOTO/HERU SRI KUMOROPetugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.

KOMPAS.com - Hari ini, saya dan sebagian dari kita sudah #dirumahaja untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah. Kita memasuki pekan ketiga untuk upaya baik memutus rantai penyebaran virus corona.

Apakah rantai penyebaran Covid-19 terputus? Tidak sepenuhnya memang. Terlihat dari kurva jumlah kasus positif Covid-19 masih naik dari hari ke hari dan belum melandai seperti setiap hari diupdate pemerintah.

Lantas, apakah upaya kita bersama memutus rantai penyebaran virus corona dengan #dirumahaja sia-sia?

Saya merasa tidak sia-sia juga. Kita perlu upaya lebih gigih lagi, lebih disiplin lagi, lebih serentak lagi dan lebih terkoordinasi untuk hasil yang lebih baik mengatasi Covid-19.

Karena itu, usulan sejumlah daerah untuk melakukan karantina wilayah perlu kita dukung dengan persiapan matang. Banyak satuan lebih kecil di daerah sudah menerapkan dengan kearifannya sendiri-sendiri.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah tengah berkoordinasi untuk memungkinkan hal ini. Peraturan Pemerintah tengah disiapkan agar segala sesuatunya bermanfaat baik untuk melindungi warga dari bahaya, bukan sebaliknya.

Pengalaman banyak negara yang menerapkan karantina atau lockdown membuat kita punya referensi untuk menerapkan aturan yang sesuai dengan kekhasan masing-masing daerah. Dalam pekan ini, semoga langkah lebih efektif untuk mengatasi Covid-19 bisa diambil, dijalankan, dan dampaknya signifikan.

Oya, apa kabarmu sepekan lalu? Menerapkan hal-hal baru terus-menerus selama dua pekan pasti ikut mengubah perilaku juga. Perilaku hidup bersih, misalnya.

Selama dua pekan ini, kamu pasti lebih peduli kesehatan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kamu pasti lebih mengenali tubuhmu sendiri karena intensitas perhatiannya meningkat.

Mencuci tangan sebagai salah satu langkah menghadapi virus coronaDok. Halodoc Mencuci tangan sebagai salah satu langkah menghadapi virus corona
Kamu juga pasti lebih sadar soal perlunya menjaga jarak fisik dengan orang lain saat harus keluar rumah untuk kebutuhan mendasar seperti belanja kebutuhan pokok dan alat-alat kesehatan dasar.

Semua ini tentu baik. Tidak hanya karena upaya kita bersama melawan virus corona, tapi untuk menjaga kesehatan kita secara keseluruhan. 

Terkait bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah, kamu pasti mendapati satu titik di mana kebosananan memuncak. Lumrah alias manusiawi sekali. Saya dan banyak teman saya mengalaminya juga.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Apakah Vaksin Virus Corona Aman dan Efektif? AS Akan Melihatnya Akhir Tahun Ini

Tren
Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Mengenal Food Estate, Program Pemerintah yang Disebut Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan...

Tren
Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Dua Kemungkinan soal Penggembungan pada Tubuh Gunung Merapi...

Tren
Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Viral, Video Cara Mematikan Kutu dengan Raket Listrik ke Tubuh Kucing, Ini Penjelasan Dokter...

Tren
Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Maria Pauline Lumowa Diekstradisi Setelah 17 Tahun Buron, Bagaimana dengan Djoko Tjandra?

Tren
Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Analisis Pakar Penerbangan soal MV-22 Osprey Block C, Benarkah Sering Jatuh?

Tren
Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Gunung Merapi Disebut Alami Penggembungan, Berikut Analisis BPPTKG

Tren
Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Selain Maria Pauline Lumowa, Siapa Saja yang Pernah Dijerat Kasus Pembobolan BNI?

Tren
[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

[HOAKS] 1.000 Santri di Kudus Tak Sadarkan Diri Setelah Rapid Test

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Lakukan 6 Hal Ini untuk Lindungi Diri

Tren
Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Melihat Kembali Kasus Pembobolan BNI yang Jerat Maria Pauline Lumowa...

Tren
Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Kedaulatan Alam Maya Nusantara

Tren
INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

INFOGRAFIK: 8 Cara Mengatasi Sariawan secara Alami

Tren
Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Pendaki Gunung Guntur Hilang secara Misterius Dimungkinkan karena Paradoxical Undressing, Apa Itu?

Tren
Update Virus Corona Dunia 9 Juli: 12,1 Juta Orang Terindeksi | Kasus di AS Capai 3 Juta

Update Virus Corona Dunia 9 Juli: 12,1 Juta Orang Terindeksi | Kasus di AS Capai 3 Juta

Tren
komentar
Close Ads X