Kunci Mengapa Angka Kematian akibat Virus Corona di Jerman Rendah

Kompas.com - 28/03/2020, 13:02 WIB
Seorang pria mengendarai skuter elektrik miliknya di sebuah jalan kosong dekat Kaiser Wilhelm Memorial Church di Berlin, saat penyebaran virus corona (COVID-19) masih terus berlanjut di Jerman, Rabu (25/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/REINHARD KRASeorang pria mengendarai skuter elektrik miliknya di sebuah jalan kosong dekat Kaiser Wilhelm Memorial Church di Berlin, saat penyebaran virus corona (COVID-19) masih terus berlanjut di Jerman, Rabu (25/3/2020).

KOMPAS.com - Angka kematian di Jerman karena Covid-19 didapati tidak setinggi pada sejumlah negara lain di kawasan Eropa.

Kendati memiliki jumlah kasus positif yang lumayan besar, angka kematian di Jerman justru sangat rendah.

Menurut data Robert Koch Institute (RKI), lembaga resmi di Jerman yang mengeluarkan statistik Covid-19, tingkat kematian di Jerman berada di bawah 0,5 persen.

Baca juga: Mengapa Angka Kematian di Italia akibat Corona Tertinggi di Dunia?

Update penyebaran wabah virus corona hingga Sabtu (28/3/2020).scmp.com Update penyebaran wabah virus corona hingga Sabtu (28/3/2020).

Hal itu berbanding terbalik dengan tingkat kematian di Italia (10 persen), Spanyol (7 persen), atau Indonesia (8 persen).

Data tersebut merujuk angka infeksi aktual berdasarkan data RKI 27 Maret 2020, ada 42.288 kasus, dengan angka kematian 253 kasus. Lebih dari 6.000 orang sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Jumlah Kasus Corona di AS Terbanyak di Dunia Melebihi China

Lantas, apa kuncinya?

Tes cepat dan luas

Dilansir dari dw.com angka kematian relatif kecil tersebut dikarenakan Jerman melakukan tes virus corona secara cepat dan luas.

Ungkapan tersebut dilontarkan oleh pakar virus dan epidemi dari rumah sakit Charite di Berlin, yang juga menjadi penasihat Pemerintah Jerman.

Selain itu, Jerman juga telah melakukan sangat banyak diagnosis laboratorium Covid-19 dibandingkan negara-negara Eropa lain.

Jerman mempunyai lebih banyak waktu mempersiapkan kapasitas laboratorium dan perawatan intensif pasien corona.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Tren
Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Tren
Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Tren
Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Tren
Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Tren
Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Tren
60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

Tren
Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Tren
Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Tren
INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

Tren
Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Tren
Video Viral Sepeda Motor Adang Ambulans, Bagaimana Aturan Prioritas Kendaraan Saat di Jalan Raya?

Video Viral Sepeda Motor Adang Ambulans, Bagaimana Aturan Prioritas Kendaraan Saat di Jalan Raya?

Tren
Sosok Naya Rivera, Dikenang sebagai Pribadi yang Bertalenta

Sosok Naya Rivera, Dikenang sebagai Pribadi yang Bertalenta

Tren
3.000 Tenaga Kesehatan Meninggal akibat Covid-19, Ini Negara Terbanyak

3.000 Tenaga Kesehatan Meninggal akibat Covid-19, Ini Negara Terbanyak

Tren
komentar
Close Ads X