Berikut Cara Meningkatkan Imun Tubuh agar Terhindar dari Virus Corona

Kompas.com - 28/03/2020, 12:12 WIB

KOMPAS.com - Selama pandemi virus corona seperti sekarang, berbagai langkah perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Pemerintah menganjurkan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), mengikuti pedoman social distancing atau jarak sosial, mencuci tangan dengan benar, dan tinggal di rumah.

Tapi memperkuat sistem kekebalan atau imunitas tubuh juga perlu. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain olahraga, meditasi, manajemen tidur, dan manajemen stres.

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Terinfeksi Virus Corona pada Anak-anak

Olahraga

Dilansir CNN Health (27/3/2020), aktivitas fisik dapat membantu mengeluarkan bakteri dari paru-paru, mengurangi kemungkinan terkena flu, dan penyakit lainnya.

Pendiri Browningsfitness MaryAnn Browning menjelaskan olahraga juga mengurangi kadar hormon stres di tubuh, seperti hormon adrenalin dan kortisol.

Kadar hormon stres yang lebih rendah dapat melindungi dari penyakit.

"(Olahraga) juga merangsang produksi endorfin, bahan kimia di otak yang merupakan obat penghilang rasa sakit alami dan pengangkat suasana hati," kata Browning.

Baca juga: Berikut 5 Gejala Virus Corona Ringan yang Tak Boleh Diabaikan

Beberapa olahraga saat corona yang bisa dilakukan di rumah menurut rekomendasi Browning antara lain:

  • Olahraga menggunakan satu set resistance band (alat untuk latihan kekuatan otot). Ini dapat digunakan untuk punggung, bisep, trisep, bahu, dan kerja kaki.
  • Untuk memperkuat otot glute dan mencegah cedera lutut serta punggung bisa menggunakan looped band atau pita melingkar yang mengelilingi betis/paha.
  • Sementara itu untuk latihan kardio di rumah, direkomendasikan gerakan jumping jacks, high knees, butt kicks, burpees dan switch jumps. Masing-masing dilakukan selama 15 detik. Kemudian ulangi lintasan melingkar itu 5-10 kali, tergantung kebutuhan.
  • Lakukan juga hal-hal yang membuat hati senang seperti menari, yoga, dan lainnya.

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Infeksi Virus Corona pada Anak-anak

Ilustrasi latihan kardiopuhimec Ilustrasi latihan kardio

Berikut penjelasan perihal soal latihan kardio:

  • Jumping jacks merupakan latihan kardio. Cara melakukannya yakni pertama berdiri dengan kaki dan tangan rapat. Lalu tepukkan kedua tangan ke atas kepala sambil loncat dan membuka kedua kaki. Setelah itu segera kembali ke posisi semula.
  • High knees atau latihan dengan mengangkat kaki secara bergantian. Caranya yakni dengan mengangkat lutut setinggi pinggang lalu saat mendaratkan kaki, usahakan dengan ringan tapi cepat pada telapak kaki bagian depan.
  • Butt kicks: jenis latihan plyometrik atau latihan lompat. Ini dapat meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan. Cara melakukannya adalah dengan berdiri, lalu ayunkan kaki ke pantat secara bergantian.
  • Burpees: olah gerak keseluruhan tubuh. Gerakannya adalah gerak jongkok (squat), tendang kedua kaki ke belakang (kick feet back), push-up, kembali melakukan squad (ke posisi jongkok) dan terakhir berdiri sambil berloncat.
  • Switch jumps: salah satu gerakan lompat. Caranya letakkan salah satu kaki di depan, satu lagi di belakang. Lalu loncat di tempat dengan menukar posisi kaki tersebut. Sertai dengan ayunan tangan agar lebih bertenaga.

Baca juga: Daftar Provinsi yang Telah Mengonfirmasi Kasus Virus Corona

Meditasi

Yoga dan meditasi menjadi kegiatan harian Marie Kondo.Istimewa Yoga dan meditasi menjadi kegiatan harian Marie Kondo.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BSU Sudah Tahap 4 tapi Tak Kunjung Dapat? Ini Kemungkinan Penyebabnya

BSU Sudah Tahap 4 tapi Tak Kunjung Dapat? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Tren
Ini Susunan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan

Ini Susunan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Kanjuruhan

Tren
Pangkogabwilhan II Marsda Novyan Samyoga Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjangnya

Pangkogabwilhan II Marsda Novyan Samyoga Meninggal Dunia, Ini Sepak Terjangnya

Tren
Update Corona 4 Oktober: Kasus Harian Menurun | Jokowi Sebut Kemungkinan Akhir Pandemi

Update Corona 4 Oktober: Kasus Harian Menurun | Jokowi Sebut Kemungkinan Akhir Pandemi

Tren
BSU Tahap 4 Cair, Ini Cara Pencairan untuk Pekerja dengan Rekening Bank Swasta

BSU Tahap 4 Cair, Ini Cara Pencairan untuk Pekerja dengan Rekening Bank Swasta

Tren
Sanksi Perusahaan yang Tidak Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk Dapat BSU

Sanksi Perusahaan yang Tidak Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan untuk Dapat BSU

Tren
Libur Maulid Nabi 2022 Tanggal Berapa? Ini Kata Kemenag dan BRIN

Libur Maulid Nabi 2022 Tanggal Berapa? Ini Kata Kemenag dan BRIN

Tren
Masuk Musim Penghujan, Ini 29 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir hingga 8 Oktober 2022

Masuk Musim Penghujan, Ini 29 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir hingga 8 Oktober 2022

Tren
Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Update Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot hingga Beda Jumlah Korban Versi Polisi dan Kemenkes

Tren
P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

P18, P19, dan P21 Artinya Apa? Ini Kode-kode dalam Berkas Perkara

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Hari Ini dalam Sejarah: Detik-detik Evakuasi 7 Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya

Tren
Mengapa Sepak Bola Kerap Diwarnai Kerusuhan?

Mengapa Sepak Bola Kerap Diwarnai Kerusuhan?

Tren
[POPULER TREN] Kata Dokter soal Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian | Cara Masuk Kebun Binatang Ragunan Terbaru

[POPULER TREN] Kata Dokter soal Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian | Cara Masuk Kebun Binatang Ragunan Terbaru

Tren
Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO soal Status Pandemi

Jokowi Minta Menkes Konsultasi dengan WHO soal Status Pandemi

Tren
Pasta Gigi Disebut Bisa Mengurangi Efek Gas Air Mata, Benarkah?

Pasta Gigi Disebut Bisa Mengurangi Efek Gas Air Mata, Benarkah?

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.