Dilema Lockdown karena Corona

Kompas.com - 18/03/2020, 09:31 WIB
Warga memakai masker mengantre di supermarket pada hari kedua lockdown Italia. Gambar diambil di Pioltello, dekat Milan, Rabu (11/3/2020). FLAVIO LO SCALZO/REUTERSWarga memakai masker mengantre di supermarket pada hari kedua lockdown Italia. Gambar diambil di Pioltello, dekat Milan, Rabu (11/3/2020).

JUMLAH pasien positif Corona terus melonjak. Hingga Selasa (17/3/2020), pasien positif Corona di Indonesia mencapai 172 orang. Jumlah kasus baru tercatat sebanyak 39, terbanyak berasal dari wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Update Virus Corona di Indonesia 17 Maret: 172 Terinfeksi, 9 Sembuh, dan 7 Meninggal Dunia

Fenomena gunung es tampaknya bukan isapan jempol.

Berbagai analisis mengatakan jumlah positif Corona di Indonesia jauh lebih besar dari 172 yang telah dikonfirmasi.

Angka ini sangat kecil jika melihat populasi Indonesia yang mencapai 270 juta. Begitu pun dibandingkan jumlah kasus di negara-negara tetangga.

Fenomena ini pasti lah juga disadari oleh pemerintah.

Dalam jumpa pers Selasa (17/3/2020), juru bicara pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan akan ada penambahan pasien dalam jumlah signifikan.

Tak ada penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataan ini.

Lockdown

Pemerintah kini merasakan tekanan yang semakin besar untuk mengambil langkah drastis demi mencegah penyebaran Virus Corona yang lebih meluas, yakni lockdown.

Langkah ini semakin populer di kalangan internasional dalam memerangi pandemi Corona. Satu per satu negara memutuskan melakukannya, baik terhadap sebagian maupun keseluruhan wilayahnya.

Baca juga: Malaysia Lockdown Corona, Berikut Negara-negara yang Lebih Dulu Melakukannya

Apalagi, negara jiran Malaysia telah memutuskan untuk melakukan lockdown di seluruh negeri mulai Rabu (18/3/2020). Seluruh pergerakan keluar masuk dan kegiatan usaha dihentikan selama dua pekan.

Sejauh ini pemerintah masih menutup diri terhadap opsi lockdown. Berkali-kali Presiden Jokowi menyatakan belum memikirkan opsi ini. Pemerintah masih tampak yakin upaya tracing yang dilakukan akan mampu mengatasi penyebaran.

Wacana lockdown semakin santer dalam beberapa hari terakhir. Sebagian menilai langkah ini perlu diambil dalam kegentingan demi menyelamatkan kesehatan masyarakat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

Tren
Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Tren
Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Tren
Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Tren
INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

Tren
Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Tren
5 Kebijakan  Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Tren
INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Tren
Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tren
Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Tren
FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

Tren
Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Tren
[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

Tren
komentar
Close Ads X