Kasus Meningkat di Asia Tenggara, WHO Serukan Tindakan Mendesak Lawan Covid-19

Kompas.com - 18/03/2020, 09:27 WIB
Petugas kebersihan bandara menyemprotkan cairan di bagian kabin pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (17/3/2020). Lion Air Grup melakukan sterilisasi pesawat sebagai langkah pencegahan dalam menghadapi wabah penyakit akibat virus Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kebersihan bandara menyemprotkan cairan di bagian kabin pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (17/3/2020). Lion Air Grup melakukan sterilisasi pesawat sebagai langkah pencegahan dalam menghadapi wabah penyakit akibat virus Covid-19.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyerukan kepada negara-negara anggota di wilayah Asia Tenggara untuk segera meningkatkan tindakan agresif guna memerangi Covid-19.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Kompas.com, WHO mencatat sudah lebih dari 480 kasus dikonfirmasi dan delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona berjenis SARS-CoV-2 ini, dari delapan negara WHO di wilayah Asia Tenggara.

Adapun delapan negara dari 11 negara WHO wilayah Asia Tenggara tersebut telah mengonfirmasi kasus Covid-19 yakni Indonesia (172 kasus), Thailand (177 kasus), India (142 kasus), Sri Lanka (19 kasus), Maladewa (13 kasus), Bangladesh (5 kasus), Nepal dan Bhutan.

Baca juga: Catat, Berikut Cara Mengurus Jenazah Pasien Covid-19 Menurut Kemenag

Angka-angka ini mengalami peningkatan yang signifikan per harinya.

"Situasinya berkembang pesat. Kita perlu segera meningkatkan semua upaya untuk mencegah virus menginfeksi lebih banyak orang," ujar Direktur Regional WHO wilayah Asia Tenggara, Dr. Poonam Khetrapal, Selasa (17/3/2020).

Ia mengungkapkan, lebih banyak kelompok penularan virus sedang dikonfirmasi.

"Meskipun ini merupakan indikasi pengawasan yang waspada dan efektif, hal ini juga menyoroti kebutuhan akan upaya yang lebih agresif dan seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 ke depannya," ujar Khetrapal.

Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa WHO meminta negara-negara yang bersangkutan ini harus berbuat lebih banyak dan segera.

Menilik tingginya angka jumlah kasus, beberapa negara jelas menuju transmisi (penularan) Covid-19 yang seharusnya memang dicegah.

Yang terpenting, menurutnya, adalah upaya berkelanjutan untuk mendeteksi, menguji, merawat, mengisolasi, dan melacak kontak.

Baca juga: Update Virus Corona di Seluruh Dunia: Tembus 152 Negara, 80.840 Sembuh, 7.905 Meninggal

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X