Cegah Virus Corona, Simak 5 Tips Ini untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Kompas.com - 15/03/2020, 12:43 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Saat ini, kekhawatiran terkait infeksi virus corona masih terus terjadi. Pasalnya, kasus infeksi virus ini telah dikonfirmasi di sebagian besar negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Meskipun tingkat kematian jauh lebih rendah dibandingkan tingkat kesembuhan yang terjadi, penyebarannya yang cepat membuat orang-orang perlu melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun.

Mengutip The Guardian, menurut Profesor Imunologi di University of Manchester, Sheena Cruickshank, untuk mengetahui bagaimana merawat sistem imun, seseorang harus memahami kekuatannya terlebih dahulu.

Baca juga: Ada Corona, Jangan Buang Uang Anda Untuk 4 Hal Alat Medis Ini

Sistem imun

"Ketika Anda bersentuhan dengan kuman yang belum pernah dikenali tubuh sebelumnya, Anda memiliki berbagai penghalang untuk mencoba menghentikannya masuk ke tubuh anda," kata Sheena.

Adapun contoh-contoh penghalang tersebut adalah kulit, ingus, dan mikrobiome.

Sementara, di bawahnya, tubuh kita dipenuhi oleh sel-sel epitel yang sangat sulit untuk dilalui.

Mereka memproduksi antimikroba termasuk yang paling relevan dengan virus corona, yaitu senyawa antivirus yang cukup berlawanan.

Jika patogen melewati pertahanan ini, ia harus melawan sel darah putih atau sel kekebalan tubuh. 

Baca juga: Lawan Virus Corona, Filipina Tutup Ibu Kota Manila

Sel-sel tersebut akan menghadapi virus tanpa disadari. Sistem ini juga merupakan dasar dari vaksinasi. 

Namun demikian, menurut Sheena, sistem imun memiliki titik buta. Artinya, respons imun tidak dapat mengenali virus atau kuman tertentu.

Akan tetapi, Sheena menyebut bahwa gaya hidup yang sehat akan memastikan pertahanan tubuh dapat melawan virus-virus asing ini.

Selain itu, berikut adalah sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun ini:

Baca juga: McGregor Klarifikasi Bibinya Meninggal Bukan karena Virus Corona

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Naik KRL Jogja-Solo, dari Cara Bayar hingga Larangannya

Panduan Naik KRL Jogja-Solo, dari Cara Bayar hingga Larangannya

Tren
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 Februari, Ingat Lagi Aturan Pembatasannya

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 Februari, Ingat Lagi Aturan Pembatasannya

Tren
Aktivitas Gempa Meningkat pada Januari 2021, Simak Analisis BMKG

Aktivitas Gempa Meningkat pada Januari 2021, Simak Analisis BMKG

Tren
Apa Itu Xenophobia dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa Itu Xenophobia dan Bagaimana Mengatasinya?

Tren
Hari Peluk Diperingati Setiap 21 Januari, Bagaimana Sejarahnya?

Hari Peluk Diperingati Setiap 21 Januari, Bagaimana Sejarahnya?

Tren
Update Terkini Vaksinasi Covid-19 di Sejumlah Daerah

Update Terkini Vaksinasi Covid-19 di Sejumlah Daerah

Tren
Simak, Ini Penjelasan Mengenai Puting Beliung dan Waterspout...

Simak, Ini Penjelasan Mengenai Puting Beliung dan Waterspout...

Tren
4 Daerah Berikut Laporkan Penuhnya Ruang Perawatan Pasien Covid-19, Mana Saja?

4 Daerah Berikut Laporkan Penuhnya Ruang Perawatan Pasien Covid-19, Mana Saja?

Tren
Viral Video Pohon Berasap di Kota Bandung, Bagaimana Ceritanya?

Viral Video Pohon Berasap di Kota Bandung, Bagaimana Ceritanya?

Tren
Berikut Negara-negara yang Menyetujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Lawan Covid-19, Mana Saja?

Berikut Negara-negara yang Menyetujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Lawan Covid-19, Mana Saja?

Tren
Daftar 108 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Jawa Tengah Masih Tertinggi

Daftar 108 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Jawa Tengah Masih Tertinggi

Tren
60 Negara Melaporkan Strain Baru Virus Corona Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

60 Negara Melaporkan Strain Baru Virus Corona Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Update Corona di Dunia 21 Januari 2021: 97,2 Juta Kasus, 2,08 Juta Orang Meninggal | Rekor Kasus Covid-19 Harian dan Kematian di Portugal

Update Corona di Dunia 21 Januari 2021: 97,2 Juta Kasus, 2,08 Juta Orang Meninggal | Rekor Kasus Covid-19 Harian dan Kematian di Portugal

Tren
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Cara Selamatkan Diri Menurut BNPB

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Cara Selamatkan Diri Menurut BNPB

Tren
Ramai soal Waterspout di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Apa Penyebabnya?

Ramai soal Waterspout di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Apa Penyebabnya?

Tren
komentar
Close Ads X