Daftar RS Rujukan Corona di Sulawesi Tenggara dan Hotline yang Bisa Dihubungi

Kompas.com - 14/03/2020, 20:44 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

KOMPAS.com - Kasus virus corona di Indonesia mencapai 69 pasien sejak diumumkan pada Senin (2/3/2020). Dari jumlah tersebut, 4 orang meninggal dunia dan 5 pasien dinyatakan sembuh. 

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai kebijakan dan persiapan untuk menangani penyebaran virus yang bersal dari Wuhan, China itu. 

Langjah-langkah ang dilakukan itu mulai dari imbauan untuk tidak bepergian ke sejumlah negara terinfeksi, ajakan untuk hidup bersih dan sehat, pemberitahuan penanganan dan penyiagaan petugas di berbagai titik yang rentan terjadi penularan.

Tidak hanya itu, Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/169/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu, menetapkan 132 RS di 34 provinsi di seluruh Indonesia untuk menjadi RS Rujukan kasus corona.

Baca juga: Daftar 4 Rumah Sakit Rujukan dan Hotline Corona Sulawesi Utara

Dari 132 RS rujukan yang ada, salah satunya berada di Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni RS Bahtera Mas Provinsi Sulawesi Tenggara atau RS Kendari.

Rumah sakit yang pernah digunakan untuk menangani pasien virus flu burung itu sekarang diaktifkan lagi untuk menangani pasin virus corona.

Rumah sakit Bahtera Mas tersebut beralamat di Jalan Kapten Piere Tendean No. 50 Kecamatan Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara

Berikut ini adalah kontak yang bisa dihubungi apabila ada masyarakat yang membutuhkan rujukan kasus corona di Sulawesi Tenggara:

Telepon: (0401-3195611)
Fax: (0401-321432 )
Email: admin@rsudbahteramas.go.id 

Selain itu, ada pula Hotline yang dibuka oleh Ikatan Dokter Indonesia Sulawesi Tenggara. Hotline tersebut dapat dihubungi di nomor 0821-8743-3107.

Kementerian Kesehatan juga berbagai pihak lain, seperti Pemerintah, telah mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan hanya mengakses informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.

Selain itu, berbagai tips menghindari virus ini juga telah dibagikan melalui berbagai platform.

Masyarakat diminta menghindari kerumunan, kontak fisik seperti bersalaman secara langsung, menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga pola hidup sehat.

Hingga Sabtu (13/3/2020) malam, Pemerintah mengumumkan sudah ditemukan 69 kasus infeksi, 5 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 4 pasien dinyatakan meninggal.

Baca juga: Otoritas Arab Saudi Larang Pesawat dari Indonesia Mendarat, Ini Alasannya...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X