Kompas.com - 14/03/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menyiagakan sebanyak 132 rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien virus corona di 34 provinsi di Indonesia. 

Jumlah tersebut bertambah dari sebelumn yang hanya 100 rumah sakit yang sebelumnya pernah menangani pasien virus flu burung pada 2007 lalu. 

Diaktifkannya rumah sakit di daerah tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/169/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

Kementerian Kehatan RI menetapkan 132 rumah sakit rujukan di 34 provinsi di seluruh Indonesia untuk menjadi rumah sakit rujukan kasus corona.

Dari 132 RS rujukan yang ada, beberapa di antaranya ada di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca juga: Dari PM Kanada hingga Menteri Australia, Deretan Pejabat Terdampak Virus Corona

Berikut ini daftar RS rujukan tersebut beserta alamat dan kontak yang bisa dihubungkan:

  • RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo

Jl. Perintis Kemerdekaan Km.11 Makasar
Telepon: ((0411) 584677)
Fax: ((0411) 587676 )
Email: tu@rsupwahidin.com,humas@rsupwahidin.com

  • RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH

Jl. Paccerakkang No.67/Pajjaiang Daya Makassar
Telepon: (0411-512902)
Fax: (0411-511011)
Email: rsk.tadjuddinchalid_makassar@yahoo.co.id

  • RSU Lakipadada Toraja

Jl. Pongtiku Mandetek Tana Toraja
Telepon: (0423-22264)
Fax: (0423-22881)
Email: lakipadadarsud@gmail.com

  • RSUD Kab. Sinjai

Jl. Jend Sudirman No. 47 Sinjai,
Sulawesi Selatan
Telepon: (0482-21132)
Fax: (0482-21133)
Email: rsudsinjai@gmail.com

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Tren
7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

Tren
Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Tren
Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

BrandzView
Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Tren
Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Tren
Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Tren
Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Tren
Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tren
Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Tren
Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tren
Bisa Berbahasa Sunda 'Is My Dream, Not Her, My Dream', Mas Arteria Dahlan

Bisa Berbahasa Sunda "Is My Dream, Not Her, My Dream", Mas Arteria Dahlan

Tren
Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Tren
Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.