MA Batalkan Kenaikan BPJS Kesehatan, Berikut Rincian Tarif Iurannya

Kompas.com - 09/03/2020, 19:01 WIB
Ilustrasi BPJS Kompas.com/Retia Kartika DewiIlustrasi BPJS

KOMPAS.com - Iuran jaminan kesehatan atau iuran BPJS Kesehatan batal mengalami kenaikan.

Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Pasal 34 ayat (1) dan (2) Perpres Nomor 75 Tahun 2019 disebutkan bertentangan dengan sejumlah ketentuan di atasnya, seperti UUD 1945, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Pasal tersebut menjelaskan tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen.

Putusan dibacakan 27 Februari 2020 lalu, di mana dikatakan bahwa pasal ini tidak mempunyai hukum mengikat.

Sebelumnya, iuran BPJS ini digadang-gadang menjadi dua kali lipat.

Baca juga: MA Batalkan Aturan soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 100 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berapa iuran BPJS sesuai kelasnya?

Karena kenaikan iuran BPJS dibatalkan, maka berikut rincian biaya iuran tiap segmennya:

1. Penerima Bantuan Iuran (PBI)

Segmen ini dikenai biaya iuran sebesar Rp 23.000.

Besaran iuran ini juga berlaku bagi peserta yang didaftarkan oleh Pemda (PBI APBD).

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Layanan Telemedicine Diperluas di 8 Kota, Ini Alur, Cara hingga Jenis Obatnya

Layanan Telemedicine Diperluas di 8 Kota, Ini Alur, Cara hingga Jenis Obatnya

Tren
Mengenal Jamur Hitam yang Melanda India, Gejala, Cara Mencegah dan Obatnya

Mengenal Jamur Hitam yang Melanda India, Gejala, Cara Mencegah dan Obatnya

Tren
Kisah Sedih Pasien Covid-19 yang Terpapar Setelah Menolak Vaksin

Kisah Sedih Pasien Covid-19 yang Terpapar Setelah Menolak Vaksin

Tren
Ramai soal Pengambilan Bansos Tunai di Kantor Pos Harus Bawa Bukti Vaksin, Benarkah?

Ramai soal Pengambilan Bansos Tunai di Kantor Pos Harus Bawa Bukti Vaksin, Benarkah?

Tren
Pertamina Foundation Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan S1, Ditutup Akhir Juli 2021

Pertamina Foundation Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan S1, Ditutup Akhir Juli 2021

Tren
PPKM Diperpanjang atau Dilonggarkan? Ini Tren Kasus Corona dalam Sepekan

PPKM Diperpanjang atau Dilonggarkan? Ini Tren Kasus Corona dalam Sepekan

Tren
Bank Indonesia Buka Lowongan Calon Pegawai Muda, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

Bank Indonesia Buka Lowongan Calon Pegawai Muda, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

Tren
Cara Cek Lokasi Faskes Terdekat untuk Vaksinasi Covid-19, Ini Link-nya!

Cara Cek Lokasi Faskes Terdekat untuk Vaksinasi Covid-19, Ini Link-nya!

Tren
Banyak yang Cari Donor ASI di Masa Pandemi, Ini Pesan AIMI

Banyak yang Cari Donor ASI di Masa Pandemi, Ini Pesan AIMI

Tren
Kasus Covid-19 Menurun karena Testing Berkurang, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Kasus Covid-19 Menurun karena Testing Berkurang, Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?

Tren
[HOAKS] Warga Bekasi Ditangkap dan Diborgol karena Mau Shalat Idul Adha

[HOAKS] Warga Bekasi Ditangkap dan Diborgol karena Mau Shalat Idul Adha

Tren
Viral, Video Bendera Putih Dipasang di Ampel, Warga Disebut Menyerah pada PPKM, Ini Penjelasannya

Viral, Video Bendera Putih Dipasang di Ampel, Warga Disebut Menyerah pada PPKM, Ini Penjelasannya

Tren
Evaluasi Penyebab Kasus Harian Covid-19 Menurun Selama PPKM Darurat

Evaluasi Penyebab Kasus Harian Covid-19 Menurun Selama PPKM Darurat

Tren
Jangan Dipotong, Ini Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Jangan Dipotong, Ini Fungsi Penting Kumis pada Kucing

Tren
Ketika Said Aqil Heran Banyak Kiai NU Tak Percaya Corona

Ketika Said Aqil Heran Banyak Kiai NU Tak Percaya Corona

Tren
komentar
Close Ads X