Hari Ini dalam Sejarah: Lahirnya Klub Sepak Bola Real Madrid C.F.

Kompas.com - 06/03/2020, 10:38 WIB
Pemain Real Madrid melakukan selebrasi dengan trofi juara usai mengungguli Liverpool dalam laga final Liga Champions 2018 di Stadion NSK Olimpiyskiy di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) waktu setempat. Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions 2018 seusai menang 3-1 atas Liverpool. AP PHOTO/MATTHIAS SCHRADERPemain Real Madrid melakukan selebrasi dengan trofi juara usai mengungguli Liverpool dalam laga final Liga Champions 2018 di Stadion NSK Olimpiyskiy di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) waktu setempat. Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions 2018 seusai menang 3-1 atas Liverpool.

KOMPAS.com - Hari ini 118 tahun lalu, klub sepak bola asal Spanyol, Madrid Foot Ball Club didirkan pada 6 Maret 1902.

Klub itu kemudian lebih dikenal sebagai Real Madrid, klub sepak bola paling sukses di abad ke-20 versi FIFA.

Dari tahun 1905 hingga 1907, di bawah pelatih Arthur Johnson, klub berjuluk Los Blancos itu memenangkan tiga gelar Liga Spanyol secara berturut-turut, dilansir dari Britannica.

Sebelum sukses seperti saat ini, awalnya mereka bahkan tak memiliki markas khusus, sehingga harus bermain di berbagai stadion.

Sampai ketika datanglah Presiden Klub Santiago Bernabeu Yeste yang mempelopori pembangungan stadion yang belakangan menyandang namanya.

Dibuka pada 1947, Stadion Santiago Bernabeu itu memiliki kapasitas lebih dari 80.000 penonton dan menjadi tempat bagi final Piala Dunia 1982.

Baca juga: 5 Hal Menarik dari Kemenangan Real Madrid atas Barcelona di El Clasico

Saat Piala Eropa (di kemudian hari dikenal dengan Liga Champions) pertama kali digelar pada 1955-1956, Real Madrid menjadi kampiun pertama turnamen itu setelah mengalahkan klub Perancis Stade de Reims dengan skor 4-3.

Di masa itu, rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona telah dimulai ketika Alfredo Di Stefano, striker top Argentina, mengingkari kesepakatan dengan Barcelona dan membelot ke Real Madrid.

Persaingan antara kedua klub besar Spanyol itu kemudian terus berlanjut dan dikenal saat ini sebagai laga El Clasico (The Classic).

Persaingan antara Madrid dan Barcelona tak semata-mata perseteruan di lapangan hijau. Kedua klub juga melambangkan situasi politik dan budaya yang terjadi antara wilayah Castilla (Madrid) dan Catalonian (Barcelona).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X