Update CPNS 3 Maret 2020, Ini Rincian Kelulusan Passing Grade Tiap Formasi

Kompas.com - 03/03/2020, 19:30 WIB
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan tes SKD CPNS di lingkungan Pemprov Jatim yang diselenggarakan di Graha Unesa Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur. Dok. BKD JatimSejumlah peserta mengikuti pelaksanaan tes SKD CPNS di lingkungan Pemprov Jatim yang diselenggarakan di Graha Unesa Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menjadi salah satu tahapan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih berlangsung hingga sekarang.

Sejauh ini, hampir 3 juta peserta telah mengikuti ujian berbasis komputer atau computer assisted test (CAT) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara ( BKN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono mengatakan, per Selasa (3/3/2020) pukul 15.33 WIB, peserta yang sudah login mengikuti ujian SKB sebanyak 2.979.906.

Sementara untuk skor tertinggi SKD masih diangka 489 atas nama Aten Risdiana yang mengikuti ujian di Universitas Bengkulu. 

"Iya, masih sama," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/3/2020) sore.

Baca juga: INFOGRAFIK: Hal-hal yang Perlu Diketahui soal SKB CPNS 2019

Sebagai tambahan informasi, pemerintah membuka dua formasi dalam rekrutmen CPNS tahun ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus seperti lulusan terbaik, penyandang disabilitas, diaspora, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, dan tenaga pengaman siber.

Adapun masing-masing formasi tersebut mempunyai nilai ambang batas atau passing grade yang berbeda untuk ketiga sub-tes (TKP, TWK, dan TIU) yang diujikan.

Semuanya diatur melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019.

Baca juga: Update CPNS 2 Maret 2020, Ini Rincian Kelulusan Passing Grade Tiap Formasi

Kelulusan passing grade

Sementara, rincian persentase banyaknya peserta yang melampaui nilai ambang batas juga telah disampaikan melalui akun resmi Twitter BKN @BKNgoid.

1. Formasi umum

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Status Jadi Negara 'Upper Middle Income', Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Naik Status Jadi Negara "Upper Middle Income", Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Tren
Mengenal UU Penanganan Covid-19 yang Digugat Amien Rais, Din Syamsudiin hingga Abdullah Hehamahua

Mengenal UU Penanganan Covid-19 yang Digugat Amien Rais, Din Syamsudiin hingga Abdullah Hehamahua

Tren
BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi 4-6 Meter, Ini Wilayah yang Harus Waspada

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi 4-6 Meter, Ini Wilayah yang Harus Waspada

Tren
Mengenang Masmimar Mangiang, Wartawan dan Guru Jurnalistik

Mengenang Masmimar Mangiang, Wartawan dan Guru Jurnalistik

Tren
Ramai soal Unggahan Menanak Nasi Dicampur Bawang Putih Diklaim Bermanfaat untuk Kesehatan, Benarkah?

Ramai soal Unggahan Menanak Nasi Dicampur Bawang Putih Diklaim Bermanfaat untuk Kesehatan, Benarkah?

Tren
Kasus Baru Virus Corona di Beijing Kemungkinan dari Asia Tenggara dan Asia Selatan

Kasus Baru Virus Corona di Beijing Kemungkinan dari Asia Tenggara dan Asia Selatan

Tren
Viral Unggahan soal Lagu Yamko Rambe Yamko, Ini Berbagai Versi Asal Muasalnya

Viral Unggahan soal Lagu Yamko Rambe Yamko, Ini Berbagai Versi Asal Muasalnya

Tren
BMKG Ingatkan soal Radiasi Sinar UV di Jabodetabek, Apa Dampaknya bagi Kulit?

BMKG Ingatkan soal Radiasi Sinar UV di Jabodetabek, Apa Dampaknya bagi Kulit?

Tren
Fitur Baru WhatsApp: Dark Mode untuk Versi Web hingga Tambah Teman dengan Kode QR

Fitur Baru WhatsApp: Dark Mode untuk Versi Web hingga Tambah Teman dengan Kode QR

Tren
Mengapa Biaya Rapid Test Berbeda-beda?

Mengapa Biaya Rapid Test Berbeda-beda?

Tren
[KLARIFIKASI] Penerima Bansos di Pulo Gadung Dipungut Biaya

[KLARIFIKASI] Penerima Bansos di Pulo Gadung Dipungut Biaya

Tren
Pencabutan Larangan Berkumpul dan Ancaman Klaster Baru Covid-19

Pencabutan Larangan Berkumpul dan Ancaman Klaster Baru Covid-19

Tren
Update Virus Corona Dunia 2 Juli: 10,7 Juta Orang Terinfeksi | Sekolah di Korea Utara Kembali Dibuka

Update Virus Corona Dunia 2 Juli: 10,7 Juta Orang Terinfeksi | Sekolah di Korea Utara Kembali Dibuka

Tren
INFOGRAFIK: Sejarah Pajak Sepeda di Indonesia

INFOGRAFIK: Sejarah Pajak Sepeda di Indonesia

Tren
Bebas Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan PKB Jabar Diperpanjang hingga Akhir Juli, Ini Caranya!

Bebas Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan PKB Jabar Diperpanjang hingga Akhir Juli, Ini Caranya!

Tren
komentar
Close Ads X