Pangkalan Militer Rahasia Perancis Diserang Virus Corona

Kompas.com - 29/02/2020, 15:45 WIB
Pantauan dari Rumah Sakit Archet Nice, di mana seorang pasien telah dirawat karena pengujian positif untuk penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2, di Nice, Prancis, 28 Februari 2020  EPA-EFE/SEBASTIEN NOGIER SEBASTIEN NOGIERPantauan dari Rumah Sakit Archet Nice, di mana seorang pasien telah dirawat karena pengujian positif untuk penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2, di Nice, Prancis, 28 Februari 2020 EPA-EFE/SEBASTIEN NOGIER

KOMPAS.com - Beberapa orang yang ditempatkan di pangkalan udara 110 Creil di luar Paris, Perancis jatuh sakit karena virus corona.

Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly mengkonfirmasi bahwa sejumlah kasus virus corona telah menyebar di fasilitas militer yang terletak di utara ibu kota Perancis itu.

Parly tidak menyebutkan jumlah pasti pasien virus corona di fasilitas militer tersebut.

Namun media lokal setempat menunjukkan bahwa setidaknya ada 4 orang, termasuk karyawan sipil telah tertular virus corona.

Parly menyebut, sementara semua kegiatan massa, perjalanan menuju dan dari fasilitas tersebut telah ditangguhkan. Tindakan pencegahan juga dilakukan di instalasi militer lainnya.

"Investigasi epidemiologis sedang dilakukan. Kami sedang memantau situasi di lokasi. Untuk mempercepat penyelidikan, dinas kesehatan militer memberikan dukungan kepada tim-tim dari dinas kesehatan regional," kata Parly dikutip dari Twitternya, Sabtu (29/2/2020).

Pangkalan udara Creil sebelumnya digunakan untuk meluncurkan penerbangan evakuasi darurat untuk warga Perancis.

Perancis kini memiliki 57 kasus virus corona yang telah dikonfirmasi. Sebanyak 45 di antaranya telah didiagnosis sejak Selasa.

Baca juga: Rumah Sakit Jepang Tolak Cek Warga yang Ingin Tes Virus Corona, Ini Alasannya...

Naikkan level bahaya virus corona

Menteri Kesehatran Perancis Oliver Veran mengatakan Perancis bersiap menghadapi epidemi.

"Kami sekarang pindah ke tahap dua, virus ini beredar di negara kami dan kami harus menghentikan penyebarannya," ujarnya seperti dikutip dari rt.com Sabtu (29/2/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber www.rt.com
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X