Ada Penangguhan, Ini Harapan Pemerintah Indonesia soal Visa Umrah

Kompas.com - 29/02/2020, 06:32 WIB
Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi KOMPAS.com/INGGRIED DWI WEDHASWARYMasjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait setelah kebijakan penangguhan sementara visa umrah dan wisata oleh Pemerintah Arab Saudi.

Kebijakan ini diambil Pemerintah Arab Saudi merespons perkembangan meluasnya wabah virus corona di sejumlah negara dan berlaku mulai Kamis (27/2/2020).

Kepala Seksi Humas Kementerian Agama Khoiron Durori mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar rapat koordinasi pada Jumat (28/2/2020).

Dari rapat ini, ada sejumlah hal yang menjadi perhatian pemerintah.

Salah satunya mengenai visa umrah yang telah dikeluarkan dan tengah dalam pengurusan di Kedutaan Besar Arab Saudi.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dari Khoiron, Pemerintah Republik Indonesia meminta Pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Kedutaan Besar Arab Saudi untuk mempertimbangkan beberapa hal terkait visa umrah.

Permintaan itu, di antaranya, agar visa yang sudah dikeluarkan dan tidak dipergunakan dapat diterbitkan ulang atau diperpanjang tanpa ada biaya tambahan kepada jemaah.

Kepada seluruh calon jemaah umrah yang belum berangkat, pemerintah mengimbau agar tetap tenang dan mengikuti kebijakan yang diambil Pemerintah Arab Saudi.

Kementerian Agama menyatakan akan terus memantau dan melakukan koordinasi terkait penanganan keberangkatan ibadah umrah yang tertunda.

Baca juga: Arab Saudi Hentikan Sementara Ibadah Umrah, Ini Langkah yang Dilakukan Kemenag

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X