Ditutup Malam Nanti, Ini Data Pendaftar SNMPTN 2020

Kompas.com - 27/02/2020, 14:49 WIB
Syarat dan Ketentuan SNMPTN 2020 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoSyarat dan Ketentuan SNMPTN 2020

 

Aturan pemilihan PTN dan program studi

Sebelum memilih PTN serta program studi, berikut beberapa aturan dalam SNMPTN 2020:

  • Siswa pendaftar SNMPTN 2020 dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
     
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan siswa.
     
  • Siswa pendaftar akan diseleksi terlebih dahulu di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
     
  • Siswa pendaftar yang memilih program studi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, maka akan diikutkan seleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan daya tampung.
     
  • Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN.
     
  • Siswa pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah.
     
  • Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN pilihan tentang ketentuan terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.

Baca juga: Ini Alur KIP Kuliah SNMPTN 2020, Tak Masalah Bila Terlanjur Finalisasi

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Syarat dan Ketentuan SNMPTN 2020

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yang Paling Terdampak Covid-19: Masyarakat Miskin, Rentan Miskin, Pekerja Informal

Yang Paling Terdampak Covid-19: Masyarakat Miskin, Rentan Miskin, Pekerja Informal

Tren
Viral Foto Bukit Alas Bandawasa Bogor, New Normal, dan Imbauan Kemenparekraf...

Viral Foto Bukit Alas Bandawasa Bogor, New Normal, dan Imbauan Kemenparekraf...

Tren
Melihat Dampak di Korea Selatan hingga Perancis Setelah Sekolah Dibuka Kembali...

Melihat Dampak di Korea Selatan hingga Perancis Setelah Sekolah Dibuka Kembali...

Tren
[KLARIFIKASI] Penjelasan Zona Hitam Surabaya, Bukan Hitam tetapi Merah Tua

[KLARIFIKASI] Penjelasan Zona Hitam Surabaya, Bukan Hitam tetapi Merah Tua

Tren
INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Tapera, Peserta, Syarat, dan Besaran Iurannya

INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Tapera, Peserta, Syarat, dan Besaran Iurannya

Tren
Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Tren
Warganet Ambyar Saat Kehilangan Paket 2,5GB, Ini Klarifikasi Tri...

Warganet Ambyar Saat Kehilangan Paket 2,5GB, Ini Klarifikasi Tri...

Tren
Pengamat Sebut Tapera Miliki Konsep Bagus, tetapi Pelaksanaannya Sulit

Pengamat Sebut Tapera Miliki Konsep Bagus, tetapi Pelaksanaannya Sulit

Tren
Update Virus Corona Dunia 4 Juni: 6,5 Juta Orang Terinfeksi | WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Update Virus Corona Dunia 4 Juni: 6,5 Juta Orang Terinfeksi | WHO Lanjutkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Tren
Mengapa Orang Suka Makanan Pedas?

Mengapa Orang Suka Makanan Pedas?

Tren
Beberapa Hal yang Perlu Diketahui soal Refund Dana Haji 2020

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui soal Refund Dana Haji 2020

Tren
Ini Arti serta Perbedaan antara Rapid Test dan Tes Swab

Ini Arti serta Perbedaan antara Rapid Test dan Tes Swab

Tren
Studi: Penggunaan Masker dan Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Virus Corona

Studi: Penggunaan Masker dan Jaga Jarak Kurangi Risiko Tertular Virus Corona

Tren
[POPULER TREN] Apa Itu Zona Hitam di Surabaya? | Daftar Harga BBM Juni 2020

[POPULER TREN] Apa Itu Zona Hitam di Surabaya? | Daftar Harga BBM Juni 2020

Tren
Paus Fransiskus Sebut Tidak Ada Toleransi untuk Tindakan Rasialisme

Paus Fransiskus Sebut Tidak Ada Toleransi untuk Tindakan Rasialisme

Tren
komentar
Close Ads X