Bisa Menularkan Virus Corona, China Kembali Karantina Pasien Sembuh COVID-19

Kompas.com - 23/02/2020, 19:00 WIB
Dokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China  EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT STRINGERDokter merawat pasien virus corona di Wuhan, China EPA-EFE/STRINGER CHINA OUT

KOMPAS.com - Pihak berwenang di Wuhan mengumumkan diberlakukannya karantina wajib selama 14 hari bagi pasien virus corona yang telah sembuh.

Kebijakan ini diambil setelah sejumlah pasien yang telah keluar dari rumah sakit dan dinyatakan pulih, kembali terkonfirmasi positif virus corona COVID-19.

"Sejak Sabtu (22/2/2020), seluruh pasien yang telah pulih dan keluar dari rumah sakit dikirim ke tempat yang didesain untuk dua minggu karantina dengan pengawasan medis," tulis Pusat Perawatan Virus dan Komando Kontrol melalui akun Weibonya.

Pengaturan karantina baru ini diumumkan setelah ahli medis China di barisan terdepan perlawanan terhadap virus corona memperingatkan bahwa pasien yang telah sembuh masih mungkin membawa virus dan menularkannya.

Wuhan dan wilayah lainnya di Provinsi Hubei pun terus berusaha untuk melaporkan sebagian besar kasus virus corona yang dikonfirmasi di sana.

Hingga kini, ada lebih dari 77.000 kasus infeksi di mana lebih dari 2.400 orang meninggal di wilayah tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Duta Besar Israel untuk China Dikarantina di Beijing akibat Kekhawatiran Virus Corona

Pasien sembuh bisa tularkan virus corona

Mengutip South China Morning Post (SCMP), dokter yang memimpin tim di Hubei, Zhao Jianping, mengatakan bahwa ada kasus di mana pasien dikonfirmasi positif virus corona setelah mereka terlihat pulih.

"Ini berbahaya. Di mana anda menempatkan pasien tersebut? Anda tidak dapat menyuruhnya pulang, sebab ia mungkin menularkan virus kepada orang lain. Namun, anda juga tidak dapat menempatkannya di rumah sakit karena sumberdaya," kata Zhao.

Sementara, peneliti di Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyaki China mengungkapkan bahwa pengawasan bagi mereka yang telah melakukan kontak dekat dengan pasien harus diperluas lingkupnya.

Pasalnya, beberapa pasien telah menularkan virus dua hari sebelum timbulnya gejala penyakit pada diri mereka sendiri.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X