Ini Daftar 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina karena Virus Corona

Kompas.com - 21/02/2020, 20:00 WIB
Kapal pesiar MS Westerdam. Kapal tersebut akhirnya diizinkan berlabuh ke Kamboja setelah sebelumnya ditolak masuk di 5 pelabuhan Asia karena dikhawatirkan membawa virus corona. AFP via BBCKapal pesiar MS Westerdam. Kapal tersebut akhirnya diizinkan berlabuh ke Kamboja setelah sebelumnya ditolak masuk di 5 pelabuhan Asia karena dikhawatirkan membawa virus corona.

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona masih menjadi ancaman serius dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Belum ditemukannya penyebab virus dan metode pengobatannya secara pasti menimbulkan kekhawatiran besar masyarakat.

Selain menginfeksi sejumlah negara, virus corona juga membuat sejumlah kapal pesiar dikarantina.

Berikut 5 kapal yang dikarantina akibat virus corona dilansir dari berbagai sumber:

1. Diamond Princess

Kapal Diamond Princess telah dikarantina di lepas pantai Yokohama, Jepang sejak 3 Februari 2020 setelah seorang penumpang dari Hong Kong dinyatakan positif virus corona saat turun di Hong Kong.

Kapal tersebut mengangkut 2.666 penumpang dan 1.045 awak kapal.

Setidaknya ada 621 orang di kapal tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan dua orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kedua orang tersebut merupakan pria dan wanita yang berusia 87 dan 84 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Meski seluruh penumpang kapal telah selesai menjalani masa karantina, tapi sekitar seribu awak kapal masih harus menjalani karantina hingga saat ini.

Baca juga: 18 Bulan Terombang-ambing di Laut, Kapal Hantu Terdampar di Irlandia

2. MS Westerdam

Kapal Westerdam membawa 1.455 penumpang dan 802 awak kapal dalam pelayarannya menuju Taiwan dan Jepang.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Merapi Erupsi, Luncurkan 36 Kali Awan Panas dalam 14 Jam

Gunung Merapi Erupsi, Luncurkan 36 Kali Awan Panas dalam 14 Jam

Tren
Virus Nipah: Gejala, Masa Inkubasi, Cara Penularan dan Pencegahannya

Virus Nipah: Gejala, Masa Inkubasi, Cara Penularan dan Pencegahannya

Tren
[KLARIFIKASI] Foto Jalan Tertimbun Materi Longsor di Cikijing, Majalengka

[KLARIFIKASI] Foto Jalan Tertimbun Materi Longsor di Cikijing, Majalengka

Tren
Kapolri Wacanakan Penghapusan Tilang di Jalan, Ini Kata Pengamat Transportasi

Kapolri Wacanakan Penghapusan Tilang di Jalan, Ini Kata Pengamat Transportasi

Tren
Simak, Apa Saja Syarat Kenaikan Pangkat Prajurit TNI?

Simak, Apa Saja Syarat Kenaikan Pangkat Prajurit TNI?

Tren
Penyebab Suara Ledakan di Ibu Kota Arab Saudi, Diduga Serangan Misil

Penyebab Suara Ledakan di Ibu Kota Arab Saudi, Diduga Serangan Misil

Tren
Vaksin Covid-19 Diberikan 2 Dosis, Bisakah Disuntik 2 Merek Vaksin Berbeda?

Vaksin Covid-19 Diberikan 2 Dosis, Bisakah Disuntik 2 Merek Vaksin Berbeda?

Tren
Mengapa Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 1 Juta? Ini Kata Epidemiolog

Mengapa Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 1 Juta? Ini Kata Epidemiolog

Tren
Sesar Lembang Dipantau sejak 1963, Simak Penjelasan Lengkap BMKG

Sesar Lembang Dipantau sejak 1963, Simak Penjelasan Lengkap BMKG

Tren
BPOM Buka Lowongan untuk 4 Posisi, Fresh Graduate Bisa Mendaftar, Ini Syarat dan Berkas yang Diperlukan

BPOM Buka Lowongan untuk 4 Posisi, Fresh Graduate Bisa Mendaftar, Ini Syarat dan Berkas yang Diperlukan

Tren
Berkaca dari Kasus Artis TikTok di Madiun, Mengapa Para Remaja Cenderung Abai Prokes Saat Kasus Covid-19 Terus Meningkat?

Berkaca dari Kasus Artis TikTok di Madiun, Mengapa Para Remaja Cenderung Abai Prokes Saat Kasus Covid-19 Terus Meningkat?

Tren
Tembus Lebih dari 1 Juta Kasus Covid-19, Indonesia Masuk 20 Besar di Dunia?

Tembus Lebih dari 1 Juta Kasus Covid-19, Indonesia Masuk 20 Besar di Dunia?

Tren
Ancam Hengkang dari Australia, Google Pernah Bermasalah dengan 4 Negara Ini

Ancam Hengkang dari Australia, Google Pernah Bermasalah dengan 4 Negara Ini

Tren
[HOAKS] Dokter di Palembang Meninggal Dunia gara-gara Vaksin Covid-19

[HOAKS] Dokter di Palembang Meninggal Dunia gara-gara Vaksin Covid-19

Tren
Pengganti WhatsApp, Berikut 4 Aplikasi Pesan yang Lindungi Privasi

Pengganti WhatsApp, Berikut 4 Aplikasi Pesan yang Lindungi Privasi

Tren
komentar
Close Ads X