Penjelasan BNPB soal Video Viral Longsor di Jalan Raya Limbangan, Garut

Kompas.com - 21/02/2020, 14:59 WIB
Lonsor jalan Limbangan Tangkapan layar TwitterLonsor jalan Limbangan

KOMPAS.com – Sebuah video yang menunjukkan longsornya tebing beredar di media sosial, Jumat (21/2/2020).

Video yang beredar diikuti narasi yang menyebutkan peristiwa terjadi di Jalan Raya Limbangan–Tasikmalaya.

Tak hanya di media sosial, video ini juga beredar secara berantai di grup aplikasi percakapan Whatsapp.

Dalam video tersebut terlihat beberapa orang tengah berkerumun melihat tebing yang pelan-pelan longsor.

Sementara itu, meski tebing tengah longsor, beberapa pengendara tetap terlihat melintas.

Baca juga: Viral Video Packing Masker Diinjak-injak dan Tak Steril, Ini Bantahan Solida

Video tersebut juga dibagikan oleh sejumlah netizen di Twitter salah satunya akun @ClickBandung.

Benarkah peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Limbangan, Garut?

Konfirmasi Kompas.com

Mengonfirmasi peristiwa yang terekam pada video viral itu, Kompas.com menghubungi Kepala Biro Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo.

Agus membenarkan video tersebut merupakan video longsor yang terjadi di Palasari Cijolang, Limbangan, Garut, Jumat pagi tadi.

Menurut Agus, berdasarkan informasi yang diperoleh BNPB dari anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Barat, video tersebut merupakan video kiriman yang direkam warga setempat.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X