Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kompas.com - 19/02/2020, 20:30 WIB
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 melihat buku saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. AFP/STR/CHINA OUTPasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 melihat buku saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.

KOMPAS.com - Otoritas Kesehatan China telah mengeluarkan penelitian omnibus tentang lebih dari 70.000 kasus yang terkonfirmasi atau kasus dugaan virus corona. Hasil studi ini menunjukkan, epidemi tersebut menurun minggu lalu.

Namun, penulis sebuah penelitian tersebut memperingatkan bahwa infeksi ini dapat melonjak setelah orang-orang kembali bekerja dari libur tahun baru Imlek.

Penelitian ini diterbitkan pada Senin (17/2/2020) oleh Pusat Pengendalaian dan Pencegahan Penyakit China (CCDC) dan mencakup seluruh kasus yang tercatat dalam Sistem Informasi Penyakit Menular hingga 11 Februari 2020.

Cakupan menjadikannya studi terluas untuk kasus wabah virus corona yang kini dikenal dengan nama Covid-19.

Mengutip South China Morning Post (SCMP), Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa dirinya tetap waspada meskipun hasil penemuan dalam penelitian tersebut cenderung positif.

"Tren ini harus diinterpretasikan dengan sangat hati-hati. Tren dapat berubah seiring dengan populasi baru yang terdampak," kata Tedros.

Baca juga: WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Jenis pasien paling rentan terinfeksi 

Penelitian tersebut memberikan data granular pada parameter seperti kelompok umur dan jenis kelamin orang-orang yang terinfeksi ataupun terbunuh akibat virus ini.

Dari data-data tersebut, salah satu temuan yang paling mencolok adalah tingkat kematian bagi mereka yang berusia di atas 80 tahun mencapai 14,8 persen.

Sementara, untuk rentang usia 70-79 tahun, tingkat kematiannya adalah sebesar 8 persen.

Infeksi tersebut tersebar secara merata, baik pada perempuan maupun laki-laki, dengan persentase kasus yang dialami laki-laki sebesar 51,4 persen.

Baca juga: Plasma Pasien Sembuh Jadi Terapi China Obati Virus Corona

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X