Viral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya

Kompas.com - 18/02/2020, 06:45 WIB
Viral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya Screenshot TwitterViral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya

"Pemkab Sleman juga sempat datang mau ngasih bantuan, tapi hari berikutnya tidak bisa karena KTP saya KTP Jogja. Dinkes Sleman juga datang, tapi enggak ngomong di-cover siapa, nanti bagaimana itu tidak ada," kata Endy.

Sejauh ini, belum ada bantuan yang ia terima dari pemerintah setempat.

Endy pun berharap agar pemerintah bisa bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan istrinya hingga sembuh.

"Kenapa saya terus blow up masalah ini, agar tidak ada kejadian lagi. Kita itu di area publik, tiba-tiba ada kejadian itu, tapi pemerintah tidak bertanggung jawab," kata Endy.

"Harapannya saya minta ganti rugi sepenuhnya sampai istri saya sehat kembali," sambungnya.

Baca juga: Pemkab Sleman Janji Berikan Bantuan ke Suami Istri yang Tertimpa Pohon Roboh

Respons Pemkab Sleman

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, pihaknya akan mengundang Endy ke Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Selasa (18/2/2020) pagi.

"Saya undang mas korban untuk ke Dinas Sosial besok pagi. Kalau tidak merespons, saya dan Dinsos nyamperin ke JIH," kata Shavitri kepada Kompas.com, Senin (17/2/2020).

Shavitri juga mengaku bahwa pihaknya telah mengirim twit kepada korban, tetapi belum mendapat respons.

"Karena beliau (melapor) melalui media sosial ya saya respons begitu. Kalau dia tidak respons twit saya, besok saya koordinasikan dengan Dinas Sosial untuk kami samperin ke rumah sakit," jelasnya.

Menurut Shavitri, masyarakat yang mendapat musibah dari dan di kawasan publik bisa datang langsung ke Pemkab.

Apabila di desk informasi kemudian diarahkan ke dinas A atau B, Shavitiri meminta agar masyarakat tidak menganggap pemerintah saling lempar tanggung jawab.

"Untuk mengatasi persoalan memang memerlukan sedikit waktu koordinasi dengan beberapa pihak," kata Shavitri.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X