Viral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya

Kompas.com - 18/02/2020, 06:45 WIB
Viral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya Screenshot TwitterViral Cerita Endy Tagih Pemkab Sleman atas Kematian Anak dan Derita Istrinya

Ia menyebutkan, istrinya mengalami patah tulang pinggul, tulang kemaluan, dan tulang duduk.

Tak hanya itu, anaknya yang masih berumur delapan bulan dalam kandungan tak bisa diselamatkan.

"Anak saya tidak bisa terselematkan setelah dikeluarkan dari kandungan, beberapa jam setelah itu meninggal karena tidak kuat, terjadi benturan di kepala," jelasnya.

"Istri saya dinyatakan patah tulang pinggul, tulang kemaluan, dan tulang duduk. Sekarang tinggal nunggu operasi," sambungnya.

Bahkan, sampai saat ini, Endy menyebut istrinya sering kali terbangun saat tidur dan nangis karena masih trauma.

"Istri saya tiap malam terbangun, mengigau dan menangis kehilangan bayi. Kalau tidur siang itu juga gitu, tiba-tiba teriak dan menangis, mimpi pohon itu jatuh," kata Endy.

Baca juga: Kronologi Suami Istri Tertimpa Pohon di Yogyakarta, Bayi di Kandungan Meninggal

Terkait respons pemerintah, Endy menyebutkan bahwa Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun telah menjenguknya dan mengucapkan belasungkawa pada 7 Februari 2020.

Pada kesempatan itu juga, menurut Endy, Wabup Sleman juga memberi santunan pribadi, bukan atas nama pemerintah.

Sementara itu, ia juga menyebut bahwa Pemkab Sleman juga sempat menjenguknya dan berencana memberi bantuan.

Namun, bantuan tersebut urung dilakukan karena Endy merupakan warga Kota Yogyakarta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X